Setelah keputusan Pepsi Co Inc menghentikan produksi dan sejulah kerjasama di Indonesia untuk beberapa produksnya seperti Pepsi, Mirinda dan 7 Up, lawan bisnisnya Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) justru melakukan peresmian Lini Produksi Surabaya Plant di Pabrik Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) Pasuruan, Jawa Timur

Oleh: Suandri Ansah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta — Setelah keputusan Pepsi Co Inc menghentikan produksi dan sejulah kerjasama di Indonesia untuk beberapa produksnya seperti Pepsi, Mirinda dan 7 Up, lawan bisnisnya Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) justru melakukan peresmian Lini Produksi Surabaya Plant di Pabrik Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (3/10).

Komitmen ini dinilai akan memberikan efek ganda bagi perekonomian nasional, khususnya bagi kawasan itu.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, adanya lini produksi Affordable Single Serve Package ini merupakan inovasi teknologi baru. Sebab, pabrik akan menggunakan teknologi digital dan menghasilkan kemasan produk yang lebih ramah lingkungan.

“CCAI diharapkan semakin memperkuat komitmennya dalam membuka lapangan kerja, memajukan industri, dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi negara dengan tetap memperhatikan prinsip industri hijau,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Abdul Rochim dalam siaran persnya.

Menurutnya, hal itu akan memberikan optimisme bagi para investor terhadap peluang iklim usaha yang kondusif di Indonesia. Sejauh ini, CCAI telah memasarkan produknya kepada lebih dari 44.968 pelanggan ritel langsung dan 785.000 pelanggan ritel tidak langsung di berbagai kota.

“Selain itu, kami menyambut baik langkah CCAI yang telah menambahkan investasi di sembilan pabrik produksi, dengan 38 lini produksi dan sembilan lini produksi botol preform, serta telah menyerap tenaga kerja lebih dari 9000 karyawan,” lanjut Rochim.

Ekspansi pabrik Coca Cola ini tentu menjadi kabar gembira yang bisa menutup kesedihan industri minuman tanah air sejak Pepsi memutuskan berhenti berproduksi di Indonesia. PepsiCo Inc menyatakan akan mengakhiri kontrak dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM).

Dengan demikian, AIBM tidak akan lagi memproduksi, menjual atau mendistribusikan minuman untuk PepsiCo. Keduanya telah sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sama antara kedua perusahaan per 10 Oktober mendatang.

“PepsiCo berharap dapat kembali ke pasar Indonesia dengan merek minumannya yang terkenal, yakni Pepsi, Mirinda, 7UP dan Mtn Dew di masa depan,” demikian bunyi keterangan PepsiCo yang diterima redaksi. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here