Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan semua partai-partai politik bahwa penyusunan menteri kabinet adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Oleh: Muhajir / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan semua partai-partai politik bahwa penyusunan menteri kabinet adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini menyusul adanya beberapa parpol yang secara terang-terangan meminta jatah menteri kepada presiden.

“Setelah pemilu presiden selesai dan dimenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, saat ini partai-partai pengusung saling tarik-menarik kepentingan siapa mendapat apa, dan siapa mendapat berapa kursi di kabinet,” kata Bamsoet melalui pernyataan tertulis, Senin (12/8).

Menurut dia, satu sisi wajar saja jika partai-partai koalisi pemerintah menuntut agar kursi kabinet adalah diberikan kepada partai pemenang. Namun, disisi lain ada kepentingan bangsa yang lebih besar yang harus didahulukan oleh Presiden terpilih Joko Widodo.

Kepentingan besar itu yakni terjaganya situasi politik nasional yang kondusif, agar rencana pembangunan pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua dapat dituntaskan dengan baik. Di Menegaskan, pilihan rekonsilasi atau tidak, harus diletakkan pada kepentingan bangsa.

Dia mengingatkan, partai-partai politik pengusung pasangan Jokowi-Amin, agar memberikan kesempatan penuh kepada Presiden terpilih menggunakan hak prerogatifnya dalam menentukan menteri kabinet. Kesempatan itu termasuk memberikan kesempatan kepada Presiden terpilih untuk memutuskan, rekonsiliasi terbatas atau tidak.

“Sebaiknya, partai-partai politik termasuk Partai Gerindra dan lain-lainnya siap mengawal dan bekerja dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi hingga 2024,” ujarnya.

Dia mengatakan, sinyal Partai Gerindra akan bergabung ke koalisi Presiden Jokowi dianggap menguat setelah ketua umumnya, Prabowo Subianto, menghadiri pembukaan Kongres V PDI Perjuangan di Bali. Prabowo seakan menjadi bintang di acara tersebut dengan berkali-kali disapa oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here