Sudah hampir dua tahun ini, lampu lalu -lintas simpang Lambung Mangkurat-Rajawali tidak berfungsi dan sering menyebabkan kemacetan.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Jalan di persimpangan antara Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Rajawali kerap macet dan semrawut akibat tidak aktifnya lampu lalu lintas di kawasan tersebut. Kondisi ini pun sudah terjadi sejak lama, bahkan nyaris hampir dua tahun belakangan.

Idris salah satu warga yang bermukim di Jalan Lambung Mangkurat pun mengatakan, bahwa dirinya sering terjebak macet di kawasan tersebut. Bahkan pernah dirinya nyaris bertabrakan dengan kendaraan lain akibat ingin menerobos ke arah jalan yang berlawanan dengan pengendara lainnya.

“Sudah lama ini lampu merah (lampu lalu lintas) tidak berfungsi. Seringnya macet disitu, saya aja hampir tabrakan, itu kalau sudah sore sama pagi, pasti sudah macet. Pernah juga orang berkelahi gara-gara berebut menerobos jalan,” ucap Idris kepada Poskaltim.com, Senin sore (22/7).

Namun, ada saja yang mengambil keuntungan dari tidak adanya lalin ini. “Pak Ogah” begitu sebutan masyarakat, kerap muncul dadakan untuk mengatur arus lalu lintas. Warga pun mengaku , pak ogah tersebut bukanlah warga di kawasan tersebut, dan biasanya muncul pada pagi hari.

“Biasanya ada itu yang ngatur lalu lintas di tengah jalan, tapi bukan polisi, melainkan Pak Ogah kata orang sini. Tapi ngatur lalu lintasnya gak jelas, malahan kadang tambah macet, soalnya yang bayar aja yang dikasihnya lewat,” ungkap Idris.

Wargapun berharap berharap, pemerintah Kota Samarinda bisa segera mengaktifkan kembali lampu lalin tersebut. Agar warga juga bisa merasa aman saat berkendara, karena daerah tersebut rawan kecelakaan, karena padat kendaraan di jam-jam kerja dan jam sekolah.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here