Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Penanganan banjir di kota Samarinda terus dikebut oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dengan perbaikan sistem gorong-gorong dan membangun embung serbaguna di ruas jalan lampu merah Jalan KH Wahid Hasyim Sempaja.

Pembangunan embung dimaksudkan untuk menampung sementara air yang selama ini menggenangi empat ruas ruas jalan di perempatan tersebut yaitu Jalan Abdul Wahab Syahranie, KH Wahud Hasyim I dan II serta Jalan Pangeran Noor. Luas embung dibangun 8.575 m2 dengan volume air bisa ditampung 27.000 m3.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Anang Muchlis ketika dikonfirmasi menjelaskan, embung yang sekarang dibangun, dengan daya tampung air 27.000 m3, baru berfungsi mengurangi lama dan kedalaman genangan air, belum mengatasi banjir di kawasan rawan banjir simpang empat Sempaja, luas genangannya lebih kurang mencapai dua hektar, lama genangan antara 6-10 jam, sedangkan kedalaman genangan antara 40-70 cm.

“Embung belum mengatasi banjir, tapi baru mengurangi lamanya genangan dan kedalaman genangan. Setelah embung difungsikan, nanti lam, air tergenang di jalan 1-6 jam dan kedalaman genangan bisa berkurang jadi 20-40 cm,” ujarnya, Senin (19/8).

Pekerjaan pembangunan embung sudah dimulai, terhitung sejak 27 Mei 2019 dan dijangka selesai 217 hari kalender, menggunakan dana dari SBSN di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp7,816 miliar. Pekerjaan pembangunan embung dikerjakan CV Sarana Jaya Mandiri.

Banjir yang selama ini menggenangi kawasan lampu merah Sempaja, memanjang dari pintu masuk ke GOR Madya Sempaja, KH Wahid Hasyim I hingga di depan Rutan Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim II, hingga dari lampu merah hingga ke Pusat Grosir Indo Grosir di Jalan AW Sjahranie.

Diterangkan, volume banjir sub DAS Sempaja 935,846m3, kapasitas alir sungai Sempaja plus palung sungai 432,250 m3 atau hanya mampu mereduksi 46% banjir. Dengan adanya embung kapasitas 27.000 m3 akan membantu meningkatkan kapasitas sungai Sempaja 14%, sehingga secara keseluruhan dapat mereduksi 60% banjir di simpang empat Sempaja.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here