Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak.

Oleh: Yuliawan Andrianto

Poskaltim.com, Samarinda – Tiga orang yang pernah menghadiri Ijtima Gowa Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kalimantan Timur. Tiga orang ini juga menularkan Covid-19 kepada dua orang wanita yang menjadi anggota keluarga mereka.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, mengatakan penambahan PDP di Kaltim sebanyak lima kasus dan semuanya berasal dari Kabupaten Paser, Kaltim. Hal tersebut diungkapkan Andi saat rilis perkembangan Covid-19 di Kaltim, pada Minggu sore (12/4).

“Iya benar ketiga orang laki-laki berusia 28 tahun, 24 tahun dan 55 tahun merupakan hasil tracing kluster Gowa. Mereka tidak ada gejala dan keluhan dan ditemukan berdasarkan hasil rapid test,” ujar andi, Ahad (12/4).

Dijelaskannya, dari tiga orang ini juga menulari perempuan berusia 33 tahun yang memiliki kontak erat dengan salah seorang peserta Ijtima Gowa tersebut. Pasien ini menunjukkan gejala demam dan sesak napas dan hasil rapid test reaktif Covid-19.

Sedangkan seorang wanita lainnya belum diketahui usianya, namun juga memiliki kontak erat dengan PDP kluster Gowa tersebut. Diperkirakan adalah salah seorang anggota keluarga salah satu dari tiga orang kluster Gowa tersebut.

Kelima pasien asal Kabupaten Paser ini telah diisolasi di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot untuk mendapatkan perawatan , walaupun empat dari lima orang yang ditetapkan sebagai PDP ini tidak memiliki gejala dan keluhan.

“Dengan alasan keamanan dan kedisiplinan, kelima orang berstatus PDP ini kita isolasi di rumah sakit Panglima Sebaya Tanah Grogot untuk dirawat dengan baik. Mereka juga telah diambil specimen untuk dikirim ke laboratorium mengingat mereka didapatkan dari hasil rapid test,” jelas Andi.

Sementara itu untuk perkembangan penyebaran Covid-19 di Kaltim pada Ahad (12/4), total Orang Dalam Pengawasan sebanyak 3.580 orang dan terjadi penambahan sebanyak 131 orang pada hari ini. Sementara yang telah selesai pemantauan sebanyak 3.517 orang dan yang menunggu proses pemantauan sebanyak 1.863 orang.

Untuk PDP terjadi penambahan sebanyak lima orang yang berasal dari Kabupaten Paser, dengan total pasien sebanyak 267 kasus, kasus Negatif sebanyak 148 orang, Positif 35 orang, Sembuh sebanyak enam orang dan meninggal dunia sebanyak satu orang.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here