Sebagai ibu kota negara, Kaltim berharap pembiayaan jalan tol Samarinda-Bontang diambilalih oleh Pemerintah Pusat

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Setelah jalan tol Balikpapan-Samarinda yang seluruhnya dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Kaltim sepanjang 99,9 kilometer, Pemprov Kaltim juga sedang merencanakan pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang sepanjang kurang lebih 94 kilometer.

Namun, Pemprov Kaltim berharap pembangunan jalan tol kedua di Kaltim ini diambil alih oleh pemerintah pusat untuk mendukung kelancaran transportasi ketika Kaltim disiapkan sebagai ibu kota negara pada 2024 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim, Taufiq Fauzi mengatakan, dirinya optimistis proyek pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang ini akan diambil alih oleh pemerintah pusat, karena Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyinggung proyek ini pada Rapat Koordinasi Regional (Rakonreg) se-Kalimantan beberapa waktu lalu.

“Gubernur Kaltim juga telah bersurat kepada Kementerian Pekerjaan Umum terkait pengajuan jalan tol Samarinda-Bontang ini dapat diambil alih oleh pusat. Dan saat Rakonreg lalu, Menteri Bappenas juga menyinggung masalah ini. Jadi, kami optimis proyek ini bisa diambil alih oleh pusat,” ujarnya pada wartawan, Minggu (1/9)

Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) nantinya, jelas Taufiq yaitu pada pelaksanaan pembangunan dalam menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita berharap dibiayai dengan menggunakan sistem KPBU. Seperti yang disampaikan Menteri Bappenas saat itu. Kalaupun misalnya nanti sudah diambil alih oleh pusat, pastinya pembangunan akan menggunakan dana APBN. Hanya saja hal ini masih akan dibicarakan pusat untuk bagaimana proses pembangunannya,” ucapnya. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here