Harusnya dengan sistem online orangtua tak harus berjubel untuk mendaftar di sekolah karena ada kemudahan untuk mendaftar dan mengisi formulir via online.

Oleh : Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Kondisi server yang sempat drop pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA baru-baru ini sempat membuat calon siswa dan orangtua khawatir.

Sekolah yang mengalami pun dibuat kebingungan, padahal operasional server dan pelaksananya sudah melalui tahapan seleksi jauh hari sebelumnya. Semua syarat untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang membuat proses PPDB terhambat, sudah terpenuhi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Muhammad Sa’bani menerangkan pemilihan pelaksana operasional atau penyedia server PPDB itu diserahkan sepenuhnya pada musyawarah kepala sekolah.

Daftarnya berasal dari proses seleksi ketat sebelumnya. Dropnya server yang sempat mengganggu proses input data calon siswa di beberapa sekolah tertentu itu, menurutnya dikarenakan kemungkinan dari perhitungan yang kurang cermat dari penyedia server. Meski tak berlangsung lama, kondisi itu seharusnya tak terjadi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Muhammad Sa’bani menerangkan pemilihan pelaksana operasional atau penyedia server PPDB itu diserahkan sepenuhnya pada musyawarah kepala sekolah.
“Saya tak paham secara teknis. Tetapi seharusnya penyedia jasa sudah bisa mengantisipasi jika ada kondisi down seperti itu. Kemungkinannya, mereka terlambat meresponsnya,” jelas Sa’bani, Jumat (5/7).

Diakui Sa’bani saat ini penyempurnaan dari proses pendaftaran online sedang diupayakan. Kondisi itu mutlak menjadi evaluasi pemerintah untuk mencari solusi terbaik agar PPDB edisi berikutnya jauh lebih efektif. Beberapa item sebelumnya telah masuk dalam perhatian Dinas Pendidikan sebagai bahan evaluasi. Diantaranya, masih banyaknya keluhan sistim zonasi, proses sosialisasi, dan tak teraksesnya pendaftaran via online.

Sudah berlangsung selama tiga edisi tahun ajaran baru, PPDB online tetap kita pantau dan evaluasi meski secara umum berlangsung lancar, untuk penyempurnaan sistem PPDB kedepannya,” jelasnya.

Ia juga berharap ke depan orangtua tak harus berjubel untuk mendaftar di sekolah karena ada kemudahan untuk mendaftar dan mengisi formulir via online.

“Datang ke sekolah hanya untuk melengkapi berkas saja tak harus repot mendaftar secara manual lagi,” tutup Sa’bani.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here