Wakil Wali Kota Samarinda, Barkati mengatakan sangat mendukung Pentas Keliling Sandima yang telah ditinggalkan oleh masyarakat Samarinda.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Menghidupkan kembali kesenian Sandiwara Mamanda (Sandima) sebagai kesenian tradisional warga Samarinda, adalah keinginan bersama semua pihak.

Sandiwara Mamanda adalah sejenis kesenian teater berbahasa Banjar atau Kutai dengan banyak peran di dalamnya. Biasanya selalu ada unsur pemerinahan berupa kerajaan. Selain penuh dengan obrolan serius yang sedang hangat di masyarakat, kesenian Sandima ini juga diselingi dengan obrolan yang kocak dan jenaka.

Wakil Wali Kota Samarinda, Barkati mengatakan sangat mendukung Pentas Keliling Sandima. Kegiatan yang merupakan kerjasama Forum Aktualisasi Seni Tradisional (Format) dan Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan Kota Samarinda.

“Di tahun anggaran yang akan datang kami akan memberikan perhatian lebih soal seni dan budaya ini,” janji Barkati yang hadir didampingi Asisten III Sekretariat Daerah Samarinda, Ali Fitri Noor, Rabu 913/11).

Barkati bercerita, di masa remajanya ia suka menonton Sandiwara Mamanda yang saat itu dimainkan oleh gurunya sendiri di SD Pelita. Dia mendukung sekali bila saat ini Sandiwara Mamanda dihidupkan lagi. Hal ini tambahnya, agar generasi muda saat ini tidak melupakan budaya daerahnya. Mengenal dan melestarikan budaya daerah menurut Barkati, sangat penting bagi generasi penerus bangsa.

“Dengan adanya Pentas Keliling Sandima akan mengingatkan kembali kejayaan kesenian Mamanda, yang harus terus dilestarikan,” tegas Barkati saat launching.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Adriyani menyampaikan bahwa Pentas Keliling Sandima yang digagas oleh Dinas Kebudayaan ini patut didukung karena merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan kepada generasi muda tentang kearifan lokal yang dimiliki oleh Kota Samarinda.

Sedangkan Kabid Kebudayaan Elansyah Jamhari dalam laporannya menyampaikan bagaimana perkembangan seni Sandima yang cukup berat berkembang di tengah budaya modern saat ini.

Menurutnya, peran seniman seperti yang tergabung dalam Format ini sangatlah besar peranan dalam mengangkat seni Sandiwara Mamanda yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here