Pintu masuk Kebun Raya Balikpapan di kilometer 15 Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Utara, masih berstatus milik Kementerian Kehutanan dan ingin dikelola oleh Pemkot Balikpapan

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Keberadaan Kebun Raya Balikpapan (KRB) tepatnya di kilometer 15 Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Utara, masih berstatus milik Kementerian Kehutanan.

Atas status kepemilikan dan pengelolaan berada di tangan Kementerian Kehutanan RI, maka Pemkot Balikpapan berkeinginan untuk mengelola KRB ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Suryanto mengatakan, saat ini pihaknya telah pengajuan keinginan untuk pengelolaan KRB ini. Bahkan pengajuan tersebut tengah berproses di Kementerian kehutanan.

“Saat ini KRB masih (berstatus milik) Kementerian Kehutanan. Namun saat ini kita sudah mengajukan peralihan pengelolaannya,” ujar Suryanto, Minggu (7/7).

Hal ini tetunya mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Balikpapan. Rizal Effendi yang hadir pada acara Hari Lingkungan Hidup 2019 berpendapat, jika pengelolaan sepenuhnya dilakukan oleh pemkot, tentunya akan sangat cepat dalam pengambilan keputusan soal inovasi di KRB, sehingga KRB tidak terkesan monoton hanya hutan saja.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang membenarkan ingin mengelola KRB agar dapat lebih berinovasi sehingga dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke dalam KRB ini
“Ia kan jika kita yang kelola bisa cepat mengambil keputusannya. Seperti tadi kita MOU dengan PLN dan Universitas Airlangga kan butuh proses,” ujar Rizal Effendi usai menanam pohon.

Lanjut Rizal Effendi, saat ini KRB memang sedang butuh inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Meski diakui saat ini masyarakat baru bisa menikmati keteduhan lokasi dan jenis tumbuhannya saja.

“Kita butuh inovasi yang baru setiap harinya agar banyak yang datang. Nah ini kan butuh kerjasama dengan semua pihak juga,” jelasnya.

Rizal berharap, peralihan KRB ini bisa segera beralih dari Kementerian Kehutanan ke Pemerintah Kota Balikpapan dalam waktu dekat.

“Ya semoga saja Menteri Kehutanan bisa segera merealisasikan peralihan ini. Jadi kita juga enak mengelolanya yang mungkin dilakukan oleh DLH,” ucapnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here