Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Raden Pardede, menjelaskan ketidakpastian pemindahan Ibukota dapat mempengaruhi pertumbuhan investasi.

Oleh : Suandri Ansah dan Annisa Fadhilah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Wacana pemindahan ibu kota negara yang terus memunculkan pro dan kontra, sudah mulai membingungkan pengusaha. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Raden Pardede, menjelaskan ketidakpastian pemindahan Ibukota dapat mempengaruhi pertumbuhan investasi. Pasalnya, ketidakpastian itu menimbulkan kebingungan di mata investor asing.

“Karena belum pasti, para investor bingung. Mereka juga memikirkan apakah saya akan bangun usaha di Pulau Jawa atau di Ibukota baru,” kata Raden Pardede usai menjadi pembicara di seminar bertajuk “Nota Keuangan APBN 2020, Mengawal Akuntabilitas Penerimaan Negara” yang bertempat di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (21/8).

Menurut Raden Pardede, kepastian apakah jadi atau tidaknya pemindahan ibukota menjadi salah satu alasan, kenapa para investor belum memutuskan berinvestasi di Indonesia.

Raden Pardede menilai, pemindahan Ibukota itu tidak semudah yang dipikirkan. “Mungkin hanya pemerintahan seperti MPR atau DPR yang pindah ke sana. Namun, industri akan tetap disini,” tambahnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here