Kemenko Maritim dan Investasi akan mengusulkan adanya peraturan presiden (perpres) mengenai EBT sebagai salah satu ‘karpet merah’ bagi investor..

Oleh: Anissa Fadillah / Yuliawan

Poskaltim.com, Jakarta – Pemerintah sangat mendukung perkembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Kemenko Maritim dan Investasi akan mengusulkan adanya peraturan presiden (perpres) mengenai EBT sebagai salah satu ‘karpet merah’ bagi investor.

“Kami akan memberikan regulasi untuk mengatur EBT, karena EBT ini bukan hanya untuk masa depan tapi sekarang. Kami juga akan melakukan harmonisasi antara Pepres yang akan mengarah ke sana dengan Permen (Peraturan Menteri) yang ada,” ujar Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim dan Investasi Ridwan Djamaluddin, di Jakarta pada Kamis (7/11).

Ridwan menambahkan, pihaknya juga akan memudahkan proses perizinan untuk EBT. Sifat izin bukan memaksa perusahaan tetepi izin akan dibuat mudah dan hanya menyiapkan dokumen-dokumennya.

“Saya tahu Pak Luhut berkerja keras dalam menarik investor di bidang ini. Kita ingin lebih memberikan keyakinan kepada investor bahwa mereka diperlakukan sangat baik, diberikan karpet merah dan dimudahkan supaya memperkuat kapasitas nasional,” tambah Ridwan.

Sementara itu, Rudolf Rauch yang merupakan Direktur Program Energi Indonesia dari ASEAN – GIZ, di kesempatan yang sama, mengatakan bahwa EBT ini harus ada peraturannya. Tujuannya, agar Indonesia tak tertinggal dari negara lain.
Kemarin, Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto bahwa ada UU EBT yang akan dibawa ke prolegnas. Disusul RUU Minerba dan UU Migas.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here