Oleh: Rosid / Yuliawan A

Poskaltim.com, Denpasar – Pemerintah Australia mengeluarkan travel advice atau saran bagi warganya yang hendak liburan ke Indonesia. Hal ini terkait pembahasan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa mengatakan tak khawatir akan menurunkan jumlah wisatawan dari Australia. Menurutnya aturan semacam itu sebelumnya juga ada seperti Undang-undang Pronografi.

“Kan dari dulu juga sama begitu dan tidak ada bedanya dari dulu cuma begitu cuman kenapa sekarang di blow up begitu,” katanya kepada wartawan, Jumat. Diketahui travel advice dikeluarkan dan diunggah melalui website smartraveller.gov.au.

“Kami memperbarui saran perjalanan kami dengan memasukkan informasi baru tentang kemungkinan perubahan terhadap KUHP Indonesia,” bunyi dari situs resmi smartraveller.gov.au, Jumat (20/9).

Dalam situs tersebut juga dijelaskan, RUU KUHP ini akan berlaku di Indonesia dua tahun jika undang-undang disahkan. Juga diingatkan aturan dalam KUHP tersebut harus dimengerti karena ada poin perzinaan dan hubungan sesama jenis.

“Perzinaan atau seks di luar nikah, yang mencakup semua hubungan sesama jenis, dengan pengaduan dari pasangan, anak, atau orangtua,” bunyi pernyataan tersebut.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here