Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Penunjukan Pulau Kalimantan sebagai calon ibu kota menggantikan Jakarta terus mencuat sejak bulan lalu. Ketua Keluarga Pelajar-Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Jakarta, Sulthan, menilai pro dan kontra atas wacana tersebut saat ini adalah wajar. Pasalnya, kebijakan itu pasti berdampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Terlepas dari pro dan kontra yang mengemuka, penting bagi kita semua melihat sisi positif dan merawat optimisme, ketimbang terus melihat sisi negatif yang didasarkan pada ketakutan-ketakutan yang kita ciptakan sendiri,” kata Sultan di Jakarta, Sabtu (24/8).

Dia menilai dampak positif dari perpindahan ibu kota negara tentu akan menjadi peluang bagi segenap masyarakat Kalimantan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di berbagai sektor. Di sisi lain, perpindahan ibu kota juga dapat menjadi stimulus untuk melepaskan diri dari kekuatan ekonomi yang didasarkan pada eksploitasi sumber daya alam (SDA) berbasis pertambangan, menuju industri kreatif dan lain sebagainya.

“Selain dua hal tersebut tentu masih banyak dampak positif lainnya. Tugas kita sebagai masyarakat adalah mempersiapkan diri untuk perubahan-perubahan yang akan terjadi disekitar kita bila memang pada akhirnya Kaltim terpilih menjadi ibu kota negara,” ujarnya.

Menurut Sulthan, ada dua lokasi yang menjadi opsi wilayah ibu kota baru, yakni Bukit Soeharto (Kutai Kartanegara) dan Sotek (Penajam Paser Utara). Sejauh ini, pemerintah Provinsi Kaltim lebih dominan menyebut dan menawarkan Bukit Soeharto untuk lokasi ibu kota baru daripada Sotek yang berada di Penajam Paser Utara.

Sekalipun Bukit Soeharto konon sudah dicoret oleh pemerintah pusat karena letaknya di dalam kawasan hutan lindung, bagi KPMKT, bila benar tujuan Presiden Jokowi adalah demi pemerataan pembangunan, tidak ada salahnya lokasi ibu kota baru tersebut berada di Penajam Paser Utara.

“Setidaknya, hal itu akan langsung memacu pembangunan, untuk menyetarakan diri dari Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Kaltim,” katanya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here