Aktivitas pedagang penjual ayam yang masih menjual ayak secara per ekor. Nantinya, Disperindag Kota Samarinda akan meminta penjualan dengan cara satuan berat

Oleh : Mashardiansyah

Poskaltim.com, Samarinda — Harga ayam pedaging yang saat ini masih dijual dengan sistem satuan ekor, dalam waktu dekat akan diterapkan untuk menjual dagangan dengan satuan per kilogram berat.

Dinas Perdagangan Kota Samarinda masih memerlukan sosialisasi terhadap satuarn baru ini mengingat penjualan ayam secara per ekor telah dilakoni pedagang sejak lama.

“Sebenarnya penjualan daging ayam dengan harga perkilo itu sudah lama diterapkan. Namun karena kebiasaan pedagang menjual per ekor, maka berlaku sistem itu hingga sekarang,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas, Selasa (28/5).

Penjualan ayam per ekor ini diterapkan pedagang hampir semua pasar tradisional yang ada di Kota Samarinda. Salah satunya di pasar sentral Segiri, yang merupakan pasar terbesar untuk kebutuhan pokok dan sayuran di Samarinda.

Saat ini, harga satu ekor ayam broiler dengan ukuran sedang dijual dengan harga Rp40.000, ukuran sedang Rp45.000 dan ukuran besar mencapai harga Rp50.000. Harga ini masih terbilang normal mendekati pekan terakhir menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Sebenarnya sebelum dijual ke pasaran, pedagang sudah menimbang berat ayam tersebut. Hanya saja, kadang pedagang juga tidak mau repot dengan kelebihan atau kekurangan berat dari ayam tersebut. Sehingga menjual langsung dengan harga per satu ekor sesuai ukuran,” terang Marnabas.

Menanggapi hal itu, salah seorang pedagang ayam, yang bernama Ansarullah mengatakan, bahwa pihaknya akan mentaati jika hal itu benar-benar akan diterapkan, namun selama ini penjualan dengan sistem per ekor, menurutnya lebih mudah dan tidak merepotkan, karena beban seperti adanya timbangan.

“Ya silahkan saja. Kami ini pedagang bisanya ikut saja. Yang penting tidak rugi saja. Ya jelas kan nanti akan menambah biaya kami. Paling tidak dipikirkanlah (agar dibantu),” pintanya.(MSD/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here