Ikatan Putera Daerah Peduli (IPDP) Kalimantan Timur bersama Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gembira) Kota Samarinda, menggelar pawai obor yang diikuti sekitar 2.000 orang peserta

Oleh : Mashardiansyah

Poskaltim.com, Samarinda — Ikatan Putera Daerah Peduli (IPDP) Kalimantan Timur bersama Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gembira) Kota Samarinda, menggelar pawai obor yang diikuti sekitar 2.000 orang peserta, menandai peringatan Nuzulul Quran.

Kegiatan ini diselenggarakan tepat di depan Masjid Al-Misbah Jalan Abdul Muthalib, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Selasa malam (21/5)

Pawai obor ini juga dimeriahkan dengan atraksi beduk sahur yang dimulai usai shalat Tarawih dengan rute sepanjang hampir sejauh lima kilometer dari Jalan Abdul Muthalib menuju Jembatan Arif Rahman Hakim Kemudian Jalan Biawan, Jalan Urip Sumuhardjo, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Arif Rahman Hakim dan berakhir kembali ke Jalan Abdul Muthalib.

Dari pantauan Poskaltim.com, pawai obor ni sangat ramai, dan ditonton dengan antusias oleh warga di sepanjang rute yang dilalui oleh barisan. Ini membuat panitia penyelenggara yang dibantu oleh jajaran kepolisian yang dibantu oleh relawan Kota Samarinda, sibuk mengatur lalu lintas yang akan dilalui barisan.

Ketua IPDP Kaltim Kota Samarinda Apri Gunawan
Ketua IPDP Kaltim Kota Samarinda Apri Gunawan, mengatakan bahwa penyelenggaraan pawai obor ini adalah satu kegiatan program kerja IPDP dalam bulan suci Ramadhan.

“Ini salah satu program kerja IPDP, pawai obor ini mempunyai nilai history yang sangat kental sekali. Kami berharap IPDP bisa melestarikan kegiatan-kegiatan yang bersifat kearifan lokal dalam rangkaian bulan Ramadhan,” ujar Apri.

Dirinya pun berharap bahwa pawai obor ini akan dilaksanakan tiap tahun, selain saat memperingati malam Nuzulul Qur’an, kegiatan pawai obor ini juga menjadi ajang dalam mempererat silaturahmi bagi umat Islam.

“Insya Allah tiap tahun kita akan melaksanakan kegiatan pawai obor ini, dan mudah-mudahan dalam pelaksanaan pawai obor ini kita bisa mempererat rasa silaturahmi, mempererat rasa persaudaraan kita sesama muslim, khususnya dibulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator lapangan pawai obor, Ade Tama mengatakan persiapan pawai ini dimulai sebelum Ramadhan, termasuk menyiapkan 2.000 obor buat para peserta.
“Tahun ini ada peningkatan jumlah peserta dari seribu pada tahun lalu menjadi 2.000 orang dan terus diperbaiki kualitas penyelenggaraannya,” ucapnya.

Disisi lain, seorang peserta Said Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang mengikuti kegiatan pawai obor ini. Dirinya mempersiapkan sebuah beduk sahur dengan lama persiapan kurang lebih selama dua minggu.

“Persiapan dua minggu untuk merangkai sebuah beduk masjid. Ya saya ikut meramaikan aja dalam acara pawai obor ini, Alhamdulillah sudah dua kali ikut serta,” ucapnya.(MSD/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here