Rute pawai kendaraan hoas memeriahkan HUT RI Ke-74 di Samarinda tahun 2019.(ilistrasi:diskominfosamarinda)

Oleh: Yuliawan

Poskaltim.com, Samarinda — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 , akan dimeriahkan dengan pawai kendaraan hias. Berdeda dengan tahun-tahun sebelumnya, justru tahun ini Pemerintah Kota Samarinda meniadakan pawai dengan peserta berjalan kaki.

Kepala Dinas Kominfo Samarinda selaku koordinator Pawai Pembangunan, Aji Syarif Hidayatullah mengatakan, pawai tahun ini semuanya pesertanya hanya mobil kendaraan hias. Sementara ada serombongan peserta berjalan kaki untuk pembawa bendera dan duta wisata saja.

“Peserta barisan pejalan kaki seperti biasanya ditiadakan. Yang diizinkan pejalan kaki hanya pembawa bendera dengan diiringi carnaval dan duta wisata,” ujar Dayat, sapaan akrab Syarif Hidayatullah, Rabu (14/8).

Khusus mobil hias pihak panitia telah meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim untuk mengirimkan wakil kendaraannya. Sehingga kemeriahan karnaval kendaraan ini tetap terjaga.
Dijelaskannya, pawai pembangunan tahun ini akan dilaksanakan hari Minggu, 18 Agustus 2019 dengan rute yang beda dari sebelumnya. Sedangkan technical meeting (TM) dilaksanakan Kamis 15 Agustus pukul 09.00 Wita di gedung PKK (Taman Cerdas) Jl S Parman, eks Jl Ruhui Rahayu.

Dayat menjelaskan memang ada peserta pejalan kaki, tetapi bukan peserta umum seperti anak sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi kelompok atau komunitas yang diundang oleh panitia saja. Ia menyebutkan ada lima hingga 10 kelompok peserta pejalan kaki yang sudah diundang dan diharapkan tidak adanya peserta jalan kaki ini akan melancarkan barisan pawai.

“Bukan sekedar ikut jadi peserta mobil hias. Seluruh peserta mobil hias yang ikut pawai harus dalam keadaan terhias, apabila tidak dihias tidak akan kami izinkan mengikuti kegiatan pawai,” tegas Dayat.

Untuk rute, Dayat mengatakan akan ada perbedaan antara garis start peserta pejalan kaki dan kendaraan mobil hias. Pejalan kaki start di Taman Samarendah menuju Jalan Awang Long, panggung kehormatan berada di depan Kantor Gubernur Jalan Gajah Mada, kemudian berakhir dan bubar di di Jalan Cermai dengan perkiraan hanya sejauh satu kilometer saja.

Sementara mobil hias tambah Dayat, akan dimulai di GOR Segiri menuju Jalan Bhayangkara, Awang Long, Gajah Mada, RE Martadinata, Antasari, Juanda, Abdul Wahab Syahrani, Wahid Hasyim dan berakhir di GOR Sempaja.

“Jadi masyarakat yang mau nonton tidak perlu lagi harus kumpul di pusat kota, tapi bisa menunggu di beberapa jalan lingkar luar pusat kota seperti Jalan Antasari, Juanda dan Jalan A Wahab Syahrani,” ujarnya.

Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Pemprov Kaltim, AFF Sembiring mewakili Gubernur Kalimantan Timur meminta untuk semua instansi dapat terlibat dan harus bertanggungjawab penuh atas kegiatan yang dilaksanakan. Menurutnya hal itu tak lain dan tak bukan adalah sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang terdahulu.

“Seperti contoh saat pawai nanti, ketika salah satu OPD Pemkot tidak dapat tampil memeriahkan acara, Pemprov Kaltim bisa mengisi kekosongan tersebut,” harap Sembiring.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here