Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Pasca musibah robohnya sebuah rumah di kawasan RT 03 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Pemerintah Kota Balikpapan akan melarang warga sekitar untuk membangun rumah kembali. Selain itu juga menghimbau warga sekitar untuk segera pindah atau merelokasikan dirinya ke rumah yang lebih aman atau ke rumah sanak saudaranya.

Lurah Klandasan Ulu Pratama Imam Ghazali mengatakan, saat ini dari data kelurahan, sedikitnya terdapat 40 unit rumah yang tidak memiliki legalitas. Oleh karena itu, warga yang mendiami 40 rumah ini diminta untuk segera mengosongkan rumahnya.

“Setelah semalam kejadian kami lakukan pendataan, dan tercatat ada 40 unit yang ilegal. Saat ini kami masih melakukan imbauan untuk segera pindah ke tempat saudara atau yang lebih aman lah ya,” ujar Pratama, Rabu (19/6).

Ace (51) istri Herudin yang juga menjadi korban ambruknya rumah mereka mengatakan, akan tetap membangun kembali rumahnya yang telah 20 tahun berdiri di pesisir pantai ini.
Lanjut Pratama, kejadian pada Selasa malam kemarin lebih disebabkan oleh pondasi rumah yang sudah mulai rapuh karena terkena ombak laut dan kencangnya gelombang laut. Selain itu juga sekitar rumah yang roboh, terdapat sedikitnya lima unit rumah yang tergantung.

“Disekitar rumah pak Herudin ada lima yang terdampak, saat ini juga kita sudah minta untuk sementara waktu mengungsi ke rumah saudaranya. Sampai tim BPBD mengamankan lokasi sekitar,” jelasnya.

Sementara itu , Ace (51) istri Herudin yang juga menjadi korban ambruknya rumah mereka mengatakan, akan tetap membangun kembali rumahnya yang telah 20 tahun berdiri di pesisir pantai ini. Dirinya dan sang suami sudah tidak memiliki saudara lagi, sehingga hal ini lah yang membuat dirinya nekat untuk bertahan.

“Ya mau kita benerin lagi pak, mau kemana lagi. Saya sama bapaknya sudah enggak punya keluarga. Anak-anak sama cucu aja tinggal disini,” jelas Ace.

Ace yang terlihat masih syok atas musibah semalam, terlihat sesekali mengais sisa barang-barang miliknya yang hingga kini masih berhamburan di atas lokasi pesisir pantai Balikpapan. “Mudahan saja saya dapat bantuan dari pemerintah. Bisa saya gunakan untuk beli kayu pondasi lagi,” harapnya.

Dari pantauan Poskaltim.com dilapangan, saat ini keluarga Herudin masih mengungsi di rumah tetangganya, sambil keluarga ini membersihkan puing bangunan dan menyelamatkan barang berharga yang masih bisa digunakan untuk sehari-hari.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here