Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Operasi Ketupat Mahakam 2019 secara resmi ditutup oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Prio Widyanto yang didampingi Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto di Aula Mako Brimob Polda Kaltim.

Dalam sambutannya Kapolda menjelaskan jika angka kecelakaan dan kriminalitas di wilayah Polda Kaltim mengalami penurunan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2019 atau tanggal 29 Mei hingga 12 Juni 2019.

Dalam Operasi Ketupat Mahakam 2019, tercatat Polda Kaltim menurunkan 4.107 personil gabungan seperti TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dengan menyediakan 18 Posko Pelyanan, 23 Pos Terpadu dan 79 Pos Pegamanan disebar diseluruh jajaran.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam Tahun 2019 menunjukkan keberhasilan. Hal ini dapat terlihat kasus laka lantas Tahun 2019 terdapat 18 kasus yang mengalami penurunan dibanding tahun 2018 sebanyak 24 kasus,” ujarnya.

Sedangkan kasus kriminalitas di tahun 2019 sebanyak 39 kasus, ini turun jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 46 kasus, mengalami penurunan sebanyak tujuh kasus atau 15 persen.

“Saya ucapkan terima kasih kepada personel gabungan yang terlibat langsung dalam operasi, atas sinergitas dan soliditasnya dalam tugas, sehingga Operasi Ketupat Mahakam 2019 dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” tambahnya.

Seperti diketahui, saat ini Polri dan TNI akan dihadapkan dengan pengamanan sisa tahapan Pemilu 2019 yaitu pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya mengajak kepada seluruh personel agar memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga untuk mengakhiri segala perselisihan, kesalahpahaman yang diakibatkan oleh perbedaan pilihan politik,” jelasnya.

Pihaknya berharap sinergitas dan soliditas yang telah terbangun selama ini antara TNI-Polri dengan instansi terkait untuk dapat ditingkatkan dalam menghadapai tugas ke depan.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here