Walau sama-sama sebagai pemakai, suami pelawak Nunung ternyata sudah sering mengingatkan istrinya tersebut untuk berhenti memakai narkotika.

Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Walau sama-sama sebagai pemakai, suami pelawak Nunung ternyata sudah sering mengingatkan istrinya tersebut untuk berhenti memakai narkotika.

Pelawak Nunung sudah pernah kedapatan menggunakan ekstasi sejak 20 tahun lalu. Menurut keterangan perempuan bernama asli Tri Retno Prayudati itu, perbuatan tersebut dilakukannya untuk “mendongkrak stamina” karena tuntutan pekerjaan sinetron dan kegiatan lain.

“Tersangka N (Nunung) sudah diingatkan terakhir kali oleh suami, berkali-kali sudah mengingatkan N, tetapi dari Saudari N tidak mau mendengarkan arahan dari suaminya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/7).

Suami Nunung, menuturkan bahwa Nunung sempat ingin berhenti menggunakan narkoba. Akan tetapi, karena merasa membutuhkan stamina yang fit dan prima untuk bekerja, dia kembali mengonsumsi barang tersebut. Nunung mengaku memperoleh narkoba dari pria berinisial TB.

Dia mengatakan, landasan polisi dalam penggerebekan terhadap Nunung ini berawal dari informasi masyarakat sekitar. Masyarakat kerap mendapati adanya transaksi dan penggunaan narkoba di sekitar wilayah Nunung tinggal.

“Melalui laporan itu, tim dari Polri melakukan identifikasi dan pada tanggal 19 (Juli) kami berhasil mengamankan dengan indikasi-indikasi yang semakin meyakinkan,” ujarnya.

Nunung pada Jumat (19/7) lalu ditangkap oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama suaminya, July Jan Sambiran, dan satu orang pemasok narkotika Hadi Moheriyanto selepas bertransaksi di rumah Nunung, kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua plastik klip bekas sabu, tiga buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu, satu sendok plastik, dan satu buah botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai sabu. Selain itu, ada pula potongan pecahan pipet kaca untuk memakai sabu, satu buah korek api gas, serta empat buah handpone.
Dalam kejadian tersebut polisi mendaptkan narkoba sejenis sabu seberat 0,36 gram dari penggunaan sebelumnya sebanyak dua gram.

“Dia (Nunung) juga sempat menggunting plastik di mana isinya sabu berisi dua gram dan dibuang ke kloset saat penggerebekan,” ucap Argo.

“N dan JJ (suami Nunung) terancam Undang-Undang Narkoba Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 dengan ancaman di atas lima tahun,” ujar Argo.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here