Pangkalan Utama XIII TNI AL di Tarakan memberikan informasi tentang ancaman penculikan nelayan di perairan Sabah dan Filipina.

Oleh: Azhar AP / Yuliawan A

Poskaltim.com, Tarakan – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mengingatkan nelayan Indonesia agar tidak berlayar ataupun mencari ikan di sekitar perairan Sabah, Malaysia Timur dan Filipina, karena rawan ancaman penculikan. Informasi itu diperoleh dari Pangkalan Utama XIII TNI AL di Tarakan.

“Tindak lanjut dari berita yang kami terima dari pangkalan Utama XIII TNI AL di Tarakan menyampaikan terkait adanya ancaman penculikan di sekitar perairan Sabah dan Filipina, agar para pelaut untuk berhati-hati dengan aksi tersebut,” kata Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas III Tarakan, Syaharuddin, di Tarakan, Jumat (1/11).

Dengan peringatan bahaya itu, KSOP selaku pemegang fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran akan menyampaikan peringatan tersebut. KSOP juga berupaya mencegah hal itu terjadi dengan menyebarluaskan berita itu kepada para pelaut.

“Kami juga sudah menyampaikan ke nahkoda melalui agen pelayaran dan distrik navigasi Tarakan untuk dapat menyebarluaskan berita peringatan itu,” kata Syaharuddin.

Saat ini, KSOP Tarakan masih akan menunggu perkembangan selanjutnya terkait aksi tersebut yang akan dilakukan kelompok tertentu.

“Kami menghimbau kepada para pelaut yang berlayar di perairan tersebut harus berhati-hati dengan aksi tersebut dan mencari jalur alternatif untuk menghindarinya,” kata Syaharuddin. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here