Menteri Keamanan Zimbabwe, Owen Ncube

Oleh: Arif S / Yuliawan A

Poskaltim.com, New York – Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Menteri Keamanan Zimbabwe, Owen Ncube. Owen dituduh terlibat dalam “pelanggaran berat hak asasi manusia”.

Menurut Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, Sanksi diberikan terkait informasi soal keterlibatan Ncube dalam menyatakan, bahwa Washington terganggu oleh “penggunaan kekerasan negara yang didukung pemerintah Zimbabwe terhadap” pengunjuk rasa, pemimpin oposisi, dan pemimpin buruh.

Dua tahun pascapenggulingan penguasa lama Zimbabwe, Robert Mugabe, melalui kudeta militer masyarakat masih bergulat dengan inflasi tiga digit serta krisis bahan pokok seperti BBM (bahan bakar minyak).

Tak dijelaskan, apa bentuk sanksi yang diberikan AS. Sementara itu proses peradilan untuk Ncube juga belum dijalankan. Zimbabwe pun bukan negara bagian AS.

September lalu para dokter turun ke jalan setelah ketua serikat mereka, Peter Magombeyi, sekaligus salah satu penyelenggara aksi yang berupaya menuntut gaji lebih tinggi bagi dokter negara, hilang. Ncube mengatakan pada saat itu, bahwa kasus Magombeyi dianggap sebagai kasus penghilangan dan bukan penculikan, seperti yang dituduhkan koleganya.

Kelompok HAM menyebutkan mereka mencatat lebih dari 20 kasus penculikan aktivis oleh badan keamanan negara sejak Januari. Namun pemerintah membantah segala tudigan keterlibatan tersebut. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here