Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur memperingatkan kepada warga Kaltim akan bahaya kebakaran hutan, menjelang masuknya musim kemarau yang membuat udara menjadi panas dan terik.

Panas yang berada di atas normal mencapai 37-39 derajat celcius dikhawatirkan dapat menaikkan suhu tumbuhan kering dan semak belukar di tanah sehingga mudah terbakar.

“Kita imbau masyarakat untuk waspada akan bahaya kebakaran hutan. Kami saat ini sudah mendapatkan laporan adanya kebakaran hutan dan lahan, namun untuk titiknya masih belum ada kepastian. Kita tunggu dalam seminggu ini, karena kondisi di lapangan yang cukup luas, jadi kita masih terus melakukan pemantauan,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Amrullah, Kamis (1/8).

Dijelaskan Amrullah, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, pihaknya rutin melakukan patroli bekerjasama dengan polisi hutan yang ada. Selain itu juga Dishut Kaltim membentuk satuan tim khusus pemadaman api yang ditempatkan di beberapa titik rawan dan juga bekerjasama dengan perusahaan pertambangan yang ada di daerah.
Sebelumnya juga , Dinas Kehutanan sudah menggelar gladi posko untuk siap siaga pasukan kebakaran hutan dan melatih petugas apabila terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Dengan upaya ini diharapkan kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir sekecil mungkin.

“Kesiapsiagaan sudah kita lakukan lewat gladi posko. Daerah seperti Kabupaten Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Kutai Timur dan Kutai Barat saat ini sedang terus kita awasi, karena lokasi tersebut rawan sekali bahaya kebakaran hutan dan lahannya,” tegas Amrullah.

Selain mengandalkan beberapa UPTD yang ada di lingkungan Dinas Kehutanan dalam siaga bencana kebakaran hutan dan lahan ini, juga bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Daerah di masing-masing kabupaten setempat.(YAN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here