Akar kayu kuning yang berkhasiat mengobati malaria, lever dan hepatitis banyak di jual di pusat perbelanjaan Citra Niaga Samarinda

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Masyarakat Dayak di Kalimantan Timur telah lama akrab dengan pengobatan herbal, jauh sebelum viralnya akar kayu Bajakah yang menurut hasil penelitian dapat mengobati kanker.

Beberapa kayu dan dedaunan penuh khasiat sudah lama menjadi pengobatan tradisional masyarakat Dayak di Kalimantan. Sebut saja penggunaan akar kayu Pasak Bumi (Eurycoma longifolia), Kayu kuning (Arcangelisia flava L) ataupun bawang dayak (Eleutherine bulbosa), telah lama dikenal untuk pengobatan malaria, menjaga stamina dan juga pengobatan penyakit berat sekelas tumor dan kanker.

Kayu-kayu berkhasiat tersebut di Samarinda banyak dijual di komplek perbelanjaan Citra Niaga, yang menjadi sentra oleh-oleh dan cenderamata khas Kaltim. Di sini, berbagai kayu-kayuan berkhasiat dijual dengan harga terjangkau. Biasanya telah dikemas dalam bungkus plastik mika ukuran panjang 10 centimeter dan siap untuk direbus oleh pembelinya.

Di pusat oleh-oleh Citra Niaga Samarida, tidak saja beraneka kayu berkhasiat obat yang mudah ditemukan, tetapi juga aneka minyak mulai dari pijat urut hingga untuk perawatan kecantikan disediakan dengan harga terjangkau.
Menurut Bambang, penjaga kios Lestari, barang-barang yang dijualnya tidak saja obat herbal jenis kayu-kayuan tetapi ada juga jenis minyak-minyakan seperti minyak Buah Kayu Ulin dan Belitung untuk menghitamkan rambut dan mencegah uban, minyak Butbut untuk minyak urut, minyak bumi atau lantung hingga minyak bulus dan minyak lintah untuk memelihara kesehatan payudara wanita dan keperkasaan pria.

“Rata-rata dikirim dari Kalimantan Tengah. Ada juga dari Kaltim tetapi jumlahnya tidak banyak mengingat pengrajinnya sudah tidak ada,” ujarnya pada Poskaltim.com, Senin siang (7/10).

Dengan harga satu pak rata-rata Rp35.000, pengobatan herbal ala Kalimantan ini bagi sebagian orang cukup terjangkau. Apalagi penggunaannya dapat lebih lama daripada obat kimia, karena pengguna hanya dengan merebus kayu hingga rasanya menjadi tawar.

“Untuk penjualan memang tidak menentu, rata-rata dalam sehari ada saja yang beli kemasan aneka kayu herbal ini. Biasanya pada akhir pekan obat-obatan tradisional ini banyak terjual. Biasanya tamu dari luar daerah,” ucapnya.

Dalam petunjuk kegunaannya, akar kayu kuning misalnya dapat menyembuhkan penyakit malaria, menjaga kesehatan lever, menyembuhkan hepatitis dan lain-lain. Pembeli tinggal merebus dan meminum cairan hasil rebusan tiga kali sehari seperempat gelas atau 5- mili liter saja.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here