Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Perwakilan Samarinda kini lebih terbuka dalam transaksi lelang dan juga jual beli beli barang lainnya.

Kantor Lelang milik negara ini, memang masih kurang dikenal oleh masyarakat, padahal harga lelang dan barang yang ditawarkan begitu menarik dan dalam kondisi yang baik.

KPKNL Samarinda juga merupakan kantor.lelang yang khusus menjual aset-aset sitaan dan rampasan negara. Barang-barang hasil korupsi dan juga kejahatan lainnya, jika sudah melalui proses persidangan, secara otomatis akan masuk dalam jadwal lelang kantor perwakilan Kementerian Keuangan ini.

“Yah Selama ini kita melakukan lelang yang berasal dari pengadilan dan juga instansi pemerintah, selain itu kita juga melayani lelang sukarela, lelang ini merupakan lelang yang bisa dilakukan oleh siapa saja, masyarakat bebas dan bisa menjual barangnya dengan sistem lelang di kantor kami,” ucap Bimo Aryo, Selaku Kepala KPKNL Samarinda kepada Poskaltim.com, Sabtu (28/6).

— Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Perwakilan Samarinda, Bimo Aryo
Dijelaskan, pada tahun 2019 hingga bulan Juni pokok lelang yang dihasilkan sebesar Rp.24 miliar dan memberikan kontribusi negara Rp.1,5 miliar bagi keuangan negara. Angka ini terbilang cukup besar, artinya peminat lelang dan juga proses lelang yang terjadi di Samarinda dan wilayah kerja KPKNL Samarinda cukup besar.

Namun sekarang memang proses lelang ini belum banyak diketahui masyarakat, padahal sistem lelang sudah lewat sistem lelang elektronik yang langsung bisa diikuti dan dipantau oleh masyarakat melalui aplikasi www.lelang.go.id yang bisa diunduh langsung lewat hape pintar (smartphone).

“Kami sudah meluncurkan aplikasi lelang yang bisa didownload langsung oleh masyarakat, harga-harga juga sudah bisa dipantau langsung disana. Jadi tidak ada yang ditutupi dan kami menggunakan metode ini untuk menghindari adanya kecurangan atau main belakang dengan petugas lelang,” ujar Bimo.

Selain itu juga Bimo menegaskan, bahwa hanya KPKNL yang berhak melakukan lelang barang-barang hasil sitaan dan juga barang inventaris negara. Sehingga jika ada lelang yang terjadi di luar KPKNL dipastikan lelang tersebut ilegal.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here