Sebanyak 1000-1.500 takjil tersedia setiap harinya di Masjid Istiqamah Balikpapan Kota.

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Bulan suci Ramadhan menjadi ladang amal bagi setiap umat Islam. Setiap orang berlomba-lomba ingin bersedekah. Seperti memberikan makan dan minum bagi yang menunaikan ibadah puasa.

Hal ini juga yang terjadi di salah satu masjid di Balikpapan yang terletak di kawasan Pertamina Balikpapan, tepatnya di Jalan Sport Nomor 1 Gunung Dubs Balikpapan Kota.

Di Masjid Istiqomah Balikpapan yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat ini setiap sorenya juga menyediakan makanan berbuka puasa atau takjil, namun dalam jumlah yang sangat banyak, yakni mencapai 1.000-1.500 takjil setiap harinya.

Koordinator Buka Puasa dan Sahur Kegiatan Ramadhan Masjid Istiqamah Solehudin mengatakan, daya tampung masjid yang mencapai 3.000 orang dan parkir kendaraan yang luas menjadi satu kelebihan dari masjid Istiqomah. Sehingga tidak heran jika banyak masyarakat datang untuk melaksanakan ibadah disini.

“Kalau hari biasa paling banyak itu 1000 porsi. Tapi kalo Sabtu dan Ahad jamaahnya sampai di luar. Takjilnya hingga 1.500 paket,” ujar Solehudin saat berbincang pada Sabtu sore (18/5).

Membludaknya jamaah di masjid ini dikarenakan setiap sore selalu menggelar dialog jelang berbuka. Setiap hari pembicara yang diundang silih berganti dengan tema dialog yang berbeda setiap harinya. Sehingga jamaah juga mendapatkan tambahan pengetahuan tentang Islam, sembari menunggu waktu untuk berbuka.

“Kalau pas hari libur begini (pengurus masjid) cukup kewalahan, jamaah yang datang bersama keluarga kan. Seperti Ahad lalu itu sampai kuenya kami tambah lagi ambil di minimarket,” tambahnya.

Satu porsi takjil di Masjid Istiqamah, terdapat dua jenis kue ditambah dengan tiga butir kurma. Pengurus masjid juga menyiapkan lima alternatif pilihan minuman bagi jamaah. Dua minuman hangat berupa teh manis dan susu, dua minuman dingin berupa sirup rasa jeruk dan rasa leci serta air mineral, semua bisa dinikmati seluruhnya oleh jamaah secara gratis.

Setiap hari selama Ramadhan, panitia juga menerima sumbangan kue dari warga sekitar masjid. Dalam satu hari sumbangan kue bisa mencapai 100 – 200.

“(Yang datang) dari ring satu (RT-RT yang dekat dengan masjid) seperti Pelayaran, Perapatan, Serobong. Ada juga dari jamaah lain. Termasuk sumbangan berupa air mineral kemasan, gula, teh dan sebagainya,” jelas Soleh.

Sementara itu, Anisa warga Pelayaran mengaku, setiap Ramadhan ia dan suami selalu berbuka puasa di Masjid Istiqamah. Ia beralasan suasana masjid cukup nyaman, ditambah lagi Masjid Istiqamah mengagendakan dialog jelang berbuka yang dibawakan oleh ustad yang berbeda setiap harinya.

Anisa mengaku setiap hari ia membawa bekal makan malam dari rumah untuk disantap di masjid. Sehingga usai shalat magrib ia dan suami lanjut menyantap makan malam sembari menunggu azan Isya berkumandang.

“Disini rame, kalau di rumah berdua aja sama suami. Disini bisa nambah teman juga. Trus makan juga bisa di rem (ditahan). Kalau di rumah kadang kita beli makanan banyak tapi tidak termakan. Pokoknya seneng aja setiap Ramadhan kami kesini. Lepas taraweh baru pulang,” ujarnya sambil tersenyum.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here