Oleh: Anisa Tri K / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Sudah menjadi tradisi sejak dahulu kala, saat lebaran Idul Adha atau lebaran haji, identik dengan kuliner berbahan dasar kambing.

Mulai dari daging sapi, daging kambing, sampai daging kerbau, semuanya menjadi menu yang wajib tersaji di meja makan.

Salah satu olahan daging yang jadi favorit masyarakat Indonesia adalah daging kambing. Memang, kambing memiliki lemak tinggi yang bisa jadi pemicu kolesterol dan darah tinggi.

Vitamin Hilang Jika Daging Dipanaskan Berulang, karena itulah, sebagian orang menghindari mengonsumsi daging kambing. Padahal, kalau dimasak dengan benar dan dimakan dengan porsi yang sesuai, daging kambing tetap aman untuk dimakan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda juga perlu mengonsumsi makanan penetralisir yang bisa menangkal efek jahat daging kambing. Apa saja? Diantaranya seperti pisang, the hijau, jus jeruk, kubis atau kol, acar timun dan bawang merah.
Kalau sering beli sate, pasti Anda sering menemukan acar timun dan bawang diletakkan berdampingan dengan daging sate kan? Ini bukan hanya untuk pajangan atau penambah rasa saja loh.

Melansir dari mayoclinic, acar timun dan bawang mentah ternyata ampuh menteralisir kolesterol jahat pada olahan daging.

Bawang merah mengandung Sulfida methylallyl dan asam-amino sulfur. Kedua zat itu bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Selain enak, sederet makanan di atas juga bagus untuk kesehatan tubuh kita, ya. Asalkan dikonsumsi secukupnya, dan diimbangi makanan di atas, Anda tidak perlu takut untuk makan daging kambing.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here