Tarian Goyang Olah Bebaya, menjadi tarian yang diperkenalkan kepada masyarakat melalui OPD masing-masing kantor di lingkungan setdaprov Kaltim.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Keberagaman kebudayaan daerah Kalimantan Timur merupakan kekayaan dan identitas lokal yang memperkaya khazanah kebudayaan Indonesia.

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov. Kaltim menggelar pembinaan kepada masyarakat agar lebih mengenali dan mencintai budaya lokal, khususnya Tari Olah Bebaya.

Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Biro Kesra Setdaprov Kaltim Rusdiana mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan tari budaya lokal sekaligus mempromosikan kepada masyarakat luas agar Kaltim dikenal sebagai salah satu provinsi yang memiliki keanekaragaman budaya.

“Upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal juga diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kepedulian terhadap kelestarian budaya itu sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai media dan sarana guna menumbuh kembangkan kreativitas berkesenian seni tari masyarakat Kalimantan Timur yang memadukan gerak tari dan olahraga yang biasa disebut dengan olahraga rekreasi.

Kegiatan ini mengambil dua tahapan yaitu pengenalan tari Olah Bebaya dan dipraktekkan langsung oleh instruktur dan tahap kedua adalah tahap evaluasi sampai dimana peserta menyerap gerakan tarian tersebut, agar dapat disosialisasikan di lingkungan kerja masing-masing perangkat daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota.

Tari Olah Bebaya berjudul “Goyang Olah Bebaya” yang berdurasi enam menit merupakan karya anak muda Kaltim dengan koreografi dan aransement musik oleh Zin Layli dan Zin Titis. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here