Radius ledakan bom yang mencapai 50 meter, belum dapat dipastikan apakah bom berjenis high eksplosif atau low eksplosif.

Oleh: Fichri Hakiim / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Bom yang meledak di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/11) sekitar pukul 08.45 WIB, memiliki radius ledakan bom mencapai 50 meter dari lokasi kejadian.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, membenarkan tentang radius ledakan tersebut, yang berdampak mulai dari pos penjagaan hingga jalan menuju ke arah kantin Polrestabes.

“Ya, kurang lebih 30 sampai 50 meter. Mulai dari pos penjagaan hingga jalan menuju ke arah kantin,” katanya.
Dia mejelaskan, dalam kejadian tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka. Korban terdiri dari empat anggota polri, lalu satu pekerja harian lepas dan satu orang masyarakat.

“Korban luka berjumlah enam orang. Mereka mengalami luka ringan dan saat ini sedang dirawat di Rumah sakit Bhayangkara Sumatera Utara,” ujar Dedi.

Sementara itu, Dedi mengatakan, Tim Densus 88 hingga saat ini masih menyelidiki ledakan bom tersebut. Untuk suara ledakan, tentunya tidak bisa membuat suatu kesimpulan apakah bom berjenis high eksplosif atau low eksplosif.

“Karena ini memerlukan uji laboratorium forensik. Nantinya laporan forensik yang bisa memastikan apakah dari partikel-partikel dan senyawa-senyawa yang diuji ini high eksplosif atau low eksplosif,” ujar Dedi. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here