Lapangan MIgas Bekapai milik PT Pertamina HUlu Makaham yang telah beroperasi selama 40 tahun lalu.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – LApangan migas Bekapai membuat rekor baru dalam produksi migasnya selama delapan tahun kerja, atau setara dengan 6.764.727 jam kerja, tanpa Lost Time Injury (LTI) atau kecelakaan yang menyebabkan kehilangan hari kerja.

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja (WK) Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk perusahaan, mengumumkan hal tersebut pada 27 Agustus 2019.

Ladang migas Bekapai sendiri adalah lapangan lepas pantai tertua di Wilayah Kerja Mahakam dan telah berproduksi lebih dari 40 tahun silam.

Sejumlah upaya dilakukan terus-menerus oleh tim Bekapai dalam memastikan Zero LTI ini. Mereka membuat berbagai program seperti Health Safety and Environment (HSE) Promotion, Salam (Saling Mengamati), bersih-bersih harian (daily housekeeping), pre-job meeting , SIMPLEX (Simple Exercise, yakni latihan bulanan untuk mengatasi situasi kedaruratan), SIMPLEX + HERO (Health Evaluation prior to Risky Operation) dll. Untuk memelihara semangat kebersamaan, Lapangan Bekapai juga memiliki slogan khusus yaitu Bekapai SIAP (Safety, Integrity, Attitude, Productivity).

GM Pertamina Hulu Mahakam John Anis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Bekapai atas prestasi ini dan mengingatkan agar seluruh pekerja tetap bersemangat dalam menjalankan tugas dan terus berjuang mempertahankan Zero LTI.

Dia mengingatkannya agar pekerja tetap rendah hati dan tidak jumawa karena capaian ini, senantiasa waspada dan memprioritaskan keselamatan dalam setiap aktivitas sehari-hari.

“Jangan jumawa. Teruslah bekerja dengan rendah hati dan tetap prioritaskan keselamatan kerja,” pesannya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here