Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Temindung Kota Samarinda, Juli Budi kisworo menyebutkan jika lambatnya banjir di Kota Samarinda surut dikarenakan jenuhnya lapisan tanah yang ada.

Juli mengatakan, walaupun proses penyurutan air lamban, dengan kondisi cuaca hujan yang mulai berkurang, diharapkan banjir segera hilang dari jalan dan rumah-rumah warga. Dioerkirakan dalan waktu seminggu kedepan, air akan berangsur-angsur turun.

“Ya, saya kira tanah masih jenuh, jadi sulit menyerap air.Untuk seminggu kedepan saya kira semakin surut, hujan cenderung berkurang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika Kota Samarinda dan sekitarnya akan diguyur oleh hujan ringan pada sore sampai dengan malam.
Intensitas hujan yang masih belum dalam kondisi yang normal, maka BMKG memprakirakan, sore sampai malam, Kota Samarinda akan diguyur hujan, dengan curah hujan ringan.

“Prakiraan hujan untuk siang hari ini bagus, hanya saja sore nanti sampai dengan malam, diprakirakan akan turun hujan ringan. Jadi diharap masyarakat tetap waspada,” ucap Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Temindung Samarinda, Juli Budi Kisworo, Kamis (20/6) kepada Poskaltim.com.

Selain itu juga, beberapa waktu lalu, Samarinda juga menghadapi cuaca yang cukup ekstrim. Bahkan dari tingginya intensitas hujan, berdampak banjir di beberapa wilayah di Samarinda.

“Seiring berkurangnya hujan, saya kira tidak lama air akan surut,” ucapnya singkat.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here