Oleh: Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Sejak tadi pagi situs Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diretas oleh hacker. Hingga kini, situs tersebut tidak bisa diakses alias tumbang.

Dalam aksinya hacker membuat halaman depan situs KPAI menampilkan latar hitam serta informasi pranala mengenai aksi demonstrasi yang terjadi di seluruh Indonesia.

Halaman situs yang beralamat di kpai.go.id tadi pagi berubah menjadi latar hitam serta ditulisi dengan pesan-pesan senada dengan aksi yang disuarakan oleh mahasiswa dan elemen lain di Indonesia.

Ada beberapa peretas yang dicantumkan di bagian bawah dalam aksi ini. Sementara pada bagian atas tertulis dalam huruf kapital (huruf besar) ‘HACKED BY RAKYAT INDONESIA!’.

Ada pula pranala video dan tangkapan layar (screen shoot) dari berita maupun media sosial tentang aksi demonstrasi besar-besaran mahasiswa di berbagai wilayah nusantara. Mereka menentang sejumlah rancangan maupun revisi undang-undang yang dinilai kontroversial.

Berikut ini pesan peretas yang tampil di halaman depan situs KPAI sebelum akhirnya hari ini situs itu tidak bisa diakses lagi.

Hai bapak/ibu!
maaf merusak halaman bapak dan ibu, saya pikir dengan meretas KPAI, KPAI bisa mendengarkan keluh kesah bocah dibawah umur seperti saya. jujur saja saya tidak tertarik membahas politik seperti ini, hanya saja ada 1 hal yang membuat hati saya terpukul dari “PENGEMIS DI DENDA 1 JUTA, MAHASISWA DIPUKUL HINGGA BERDARAH, DAN LEBIH SADISNYA ADA ORANG SAKIT DIPUKULI OLEH OKNUM KEPOLISIAN”.

“KPK DIPADAMKAN
MAHASISWA DISIRAM
SEDANGKAN YANG LEBIH MEMBUTUHKAN ITU HUTAN.”

(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here