Gubernur Kaltim, Isran Noor

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Balikpapan — Rencana Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Kaltim rupanya akan dipersiapkan sejak saat ini. Hal ini terbukti saat Menteri Pertanian Amran Sulaiman menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) tentang Strategi Pengembangan Kawasan Ketahanan Pangan Ibu Kota Negara baru, di Hotel Grand Tiga Mustika, Sabtu (31/8).

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor saat ditemui wartawan menjelaskan, jika Pemprov Kaltim memiliki wacana akan memanfaatkan lahan bekas lahan galian tambang sebagai lahan pertanian atau peternakan.

“Lahan bekas tambang bisa kita gunakan kok, siapa bilang enggak bisa,” ujarnya singkat.

Lanjut Isran Noor, lahan tambang yang banyak di Kaltim saat ini akan direklamasi agar bisa bermanfaat.
Menurutnya, jika sudah lahan tersebut akan digunakan sebagai pertanian atau peternakan.

“Kita bisa gunakan untuk pertanian. Tanaman-tanaman hortikultura seperti jagung. Bisa juga pohon-pohonan, bisa juga menjadi lahan ternak. Bisa juga ditanami tanaman pakan ternak misal rumput gajah,” jelasnya.

Namun Gubernur menegaskan, untuk melakukan hal tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Pemprov Kaltim juga butuh peran masyarakat untuk melakukan reklamasi dengan cara bersabar.

“Kita enggak bisa langsung mau main tutup. Kan ada proses. Makanya masyarakat dukung dong, caranya sabar,” tegasnya.

Seperti diketahui, Menteri pertanian telah menargetkan 10 Kabupaten di Kaltim akan menjadi lumbung pangan bagi Ibu Kota baru nanti. Dan pada tahun 2024 ibu kota Negara baru ini ditargetkan sudah bisa mandiri soal kebutuhan pangannya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here