Persiba Balikpapan harus menerima kekalahan perdananya pada Liga 2 di laga kandang Stadion Batakan Balikpapan. Menjamu PSIM Jogyakarta, Persiba Balikpapan harus takluk dengan skor 0-1, pada Sabtu (22/6) malam.

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Persiba Balikpapan harus menerima kekalahan perdananya pada Liga 2 di laga kandang Stadion Batakan Balikpapan. Menjamu PSIM Jogyakarta, Persiba Balikpapan harus takluk dengan skor 0-1, pada Sabtu (22/6) malam.

Gol tunggal Rosi Noprihanis pada menit ke 10 menghentak stadion Batakan Balikpapan. Rosi yang mengenakan nomor punggung 88 merupakan mantan pemain Persiba Balikpapan pada musim lalu.

Gol tercipta karena lini belakang Persiba dalam menghalau bola yang masuk ke kotak penalti, membuat Rosi leluasa menjebol gawang Persiba yang dikawal Tedi Heri Setiawan dari sisi kiri kiper.

Pada babak pertama, tuan rumah gagal mengembangkan permainan sejak menit awal. Bahkan Persiba tampil dibawah tekanan. Tercatat hanya satu kali menghasilkan tendangan yang mengarah ke gawang PSIM Jogyakarta.

Meski pemain Persiba lebih banyak menguasai permainan, namun bola terlihat lebih banyak mengalir dilini tengah dan kesulitan untuk bisa dialirkan ke dalam kotak finalti lawan. Pemain Persiba bahkan tampak kalah beradu untuk bola-bola atas karena postur tubuh yang kalah dari lawan.

Beberapa kali Persiba juga terlihat lebih sering salah dalam mengontrol bola dan umpan. Sedangkan pemain PSIM malah tampil lebih percaya diri. Pemain lawan bahkan lebih banyak memiliki peluang untuk mencetak gol. Tercatat ada empat peluang yang dihasilkan trio striker PSIM, Christian Gonzales, Ichsan Pratama dan Rosi Noprihanis.

Tidak ingin bermain di bawah tekanan, babak kedua permainan Persiba jauh lebih baik. Dan pemain lebih tenang. Apalagi setelah Pelatih Persiba Salahuddin menarik duet Beni Ashar dan Aji Kusuma.

Masuknya Ismail Haris dan Mardiono yang berposisi sebagai striker membuat permainan Persiba makin hidup. Dua kali tendangan pemain Persiba masing-masing Ismail Haris dan Mardiono membentur tiang gawang lawan dan gagal menjadi gol pada menit 61. Sontak para suporter berdiri menyayangkan bola tidak masuk.

Pada babak kedua ini, tercatat tuan rumah memiliki lima peluang emas. Sayangnya hingga babak kedua berakhir skor tak berubah 0-1 untuk kemenangan tim tamu. Usai peluit akhir, pemain banyak tertunduk menyesali kesalahannya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here