Politikus PDIP, Evita Nursanty, menyampaikan kritik kepada Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan RRI dalam rapat kerja Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, soal minimnya konten positif di TVRI dan RRI

Oleh: Icheiko Ramadhanty / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Politikus PDIP, Evita Nursanty, menyampaikan kritik kepada Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan RRI dalam rapat kerja Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (16/09).

Menurut dia, TVRI dan RRI sebagai media nasional yang memperoleh anggaran dari APBN, ikut berpartisipasi dalam program pemerintah di bidang publikasi.

Akan tetapi, menurut Evita, kedua media itu tidak ada yang mengangkat isu Papua, terlebih untuk konten positif. “Coba TVRI dan RRI membuat sesuatu dalam hal public relations terkait citra Papua. Bagaimana isu Papua yang negatif ditimpa dengan isu positif. Mengapa hal ini tidak menjadi prioritas dalam program TVRI dan RRI yang ditampilkan?” tanya Evita di Jakarta, Senin (16/9).

Anggota DPR Dapil Jateng III itu meminta kepada TVRI dan RRI agar isu tersebut menjadi perhatian. Menurut dia, negara yang baik amat bergantung pada citra yang ditampilkan medianya.
“Berita luar negeri itu kan mengambil berita di dalam negeri, juga kepada pimpinan Dewan Pers bisa diajak kerja sama dengan media. Tidak hanya isu negatif yang ditampilkan, tetapi kita mampu meng-counter dengan isu positif,” ujarnya.

Dia pun bercerita ketika melakukan kunjungan kerja ke Spanyol, beberapa waktu silam. Di negeri matador itu, pemerintah bekerja sama dengan media untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian negara. Menurut Evita, Indonesia dapat belajar dari Spanyol dalam konteks ini.

“Saya mohon kepada Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) dan Dewan Pers untuk bekerja sama dengan media dari semua lini. Saya juga ingin Kominfo meminimalisasi konten negatif, seperti baru-baru ini ada isu bahwa KPI akan melakukan pengawasan di konten Google, Youtube, dan lain-lain. Tetapi kita punya UU, kita punya aturan, semuanya harus sesuai dengan peraturan,” ucapnya. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here