Puluhan siswa Sekolah Khusus Olahraga Indonesia Kaltim saat bertemu Menpora Imam Nahrawi yang mengunjungi sekolah mereka

Oleh : Mashardiansyah

Poskaltim.com, Samarinda — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Imam Nahrawi, berkunjung ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kalimantan Timur dan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Kalimantan Timur di komplek Stadion Utama Palaran (Selasa,21/5).

Kunjungan menteri ini merupakan kesempatan para atlet-atlet untuk berkeluh kesah atas sejumlah permasalahan yang menurut mereka perlu perhatian dari pemerintah pusat.

Para atlet mengeluh atas terbatasnya fasilitas dan infrastruktur yang kurang memadai. Adanya keluhan dari para atlet serta pelatih, Menpora Imam Nahrawi menyatakan bahwa pihaknya akan mengkaji kendala – kendala yang dialami para siswa SKOI dan PPLP Kaltim.

“Siswa-siswa SKOI adalah calon penerus atlet senior yang akan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, kami akan coba melihat kekurangan dan kendalanya. Kita lihat juga bagaimana penanganan pemerintah daerah,” ujar Imam.

Menpora Imam Nahrawi mengunjungi SKOI Kaltim untuk melihat langsung kampus pencetak atlet berprestasi di Kaltim
Imam mengatakan sudah waktunya masyarakat dapat turut berpartisipasi sebagai sponsor kepada para atlet-atlet, baik dalam bentuk transportasi, gizi dan nutrisi, hingga berupa pendanaan langsung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SKOI Kaltim, Tugiman menjelaskan, alokasi dana saat ini berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melalui APBD yang dipindahkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada bantuan dari badan usaha, jadi dana yang dikucurkan sekitar Rp17 miliar, kalau saya tidak salah. Dana dari Dispora dan dipindahkan ke Disdik,” jelasnya.

Sejak tahun 2018, kepengurusan SKOI dipegang oleh Disdik Kaltim. Tugiman juga mengungkapkan, alokasi dana selalu cair tepat waktu, namun dirasa dana tersebut tidak mencukupi untuk realisasi program – program bagi para atlet siswa SKOI.

“Salah satunya itu kita tidak bisa mengadakan try out untuk atlet kami, ataupun pelatihan buat guru dan pelatih. Semoga (kunjungan) Menpora (dapat) membantu” harap Tugiman.

Turut hadir dalam mengikuti kunjungan Menpora ini diantaranya Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Muhammad Sa’bani, Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya, dan pengurus SKOI Kaltim.(MSD/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here