Oleh: Urba Adiwijaya / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, mengapresiasi langkah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, yang memastikan Enzo Zenz Allie tetap dipertahankan sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

“Bahkan, KSAD menegaskan, berdasarkan analisis moderasi keberagamaan dan bernegara, Enzo mendapat nilai baik yakni 84 persen,” kata Abdul Kharis Almasyhari melalui telepon selulernya di Jakarta, Selasa (13/8).

Menurut dia, Akademi Militer adalah lembaga terakreditasi, terhormat, dan dijunjung tinggi sebagai kawah candradimuka bagi putra dan putri terbaik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Saya percaya dan meyakini 100 persen, Akmil itu profesional dan kredibel,” tuturnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun mengingatkan kepada semua pihak agar segera mengakhiri polemik soal Enzo. Alih-alih membuat gaduh, masyarakat sebaiknya terus mengawal putra putri terbaik yang terpilih menjadi taruna Akmil agar kelak menjadi prajurit TNI yang profesional, berintegritas, serta cinta Pancasila dan NKRI.

“Saya mengapresiasi langkah KSAD Jenderal Andika Perkasa dan mendukung terus langkah TNI,” ucap Kharis.

Kharis menegaskan, bahwa TNI pasti profesional. “Jikapun ada seseorang berfoto dengan latar sebuah buku Marxisme, apakah lantas secara otomatis orang tersebut sebagai pendukung komunisme?” ucapnya.

Kharis juga mengingatkan agar publik tidak terprovokasi oleh hasutan di media sosial. “Percayakan kepada lembaga TNI, karena TNI pasti telah melakukan langkah terbaik dalam memilih dan mendidik taruna di Akmil,” katanya.

Kharis juga meminta agar warganet bersikap adil dan bertanggung jawab. Terutama mereka yang telah membuat fitnah terhadap Enzo Zenz Allie, agar nama baik Enzo segera dipulihkan. “Dan siapa pun baiknya menghargai segala pilihan TNI terkait Enzo, bahwa bijaklah dalam bermedia sosial.”

“Kita melihat bagaimana dampak sosial media dan literasi penggunaan media sosial dalam kasus Enzo. Jangan mudah menilai apalagi membuat opini sedemikian rupa. Jadilah pengguna media sosial yang bertanggung jawab. Kepada yang sudah memfitnah dan membuat opini segeralah minta maaf, semoga kita bisa mengambil pelajaran dari hal ini,” kata Kharis pula.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here