Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Jakarta, Kamis (1/8). OTT oleh KPK kali ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat terkait transaksi rasuah di wilayah Jakarta Selatan.

Oleh: Rudi Hasan / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Selatan, Rabu (31/7). Lembaga anti rasuah ini menangkap lima orang, salah seorang diantaranya adalah direksi PT Angkasa Pura (AP) II.
“Ya benar (OTT di Jakarta Selatan),” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Jakarta, Kamis (1/8).

OTT oleh KPK kali ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat terkait transaksi rasuah di wilayah Jakarta Selatan. Berikut empat informasi penting terkait OTT tersebut.

1) KPK menduga uang suap untuk direksi PT AP II

Dalam operasi kali ini, KPK menduga telah terjadi penyerahan uang untuk salah satu Direksi di PT Angkasa Pura II. “(Transaksi) terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT INTI,” kata Basaria.

2) KPK menyita uang senilai Rp1 miliar

Dalam OTT tersebut, KPK menyita sejumlah mata uang dolar Singapura yang nilainya setara dengan Rp1 miliar.

3) KPK menduga suap melibatkan oknum dari 2 BUMN berbeda

KPK menduga uang suap yang diberikan kepada direksi PT AP II untuk memuluskan proyek yang dikerjakan oleh BUMN lainnya yaitu PT INTI. “Diduga telah terjadi penyerahan uang untuk salah satu Direksi di PT Angkasa Pura II terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT INTI,” tutur Basaria.

4) Ada 5 orang yang diamankan

KPK menyebut lima orang diamankan dalam OTT kemarin. Kendati demikian, belum ada informasi lebih perinci tentang kelima orang tersebut. Basaria hanya memastikan, kelimanya berasal dari dua BUMN tersebut.

“Tim KPK telah mengamankan lima orang dari unsur Direksi PT AP II, pihak dari PT INTI, dan pegawai masing-masing BUMN yang terkait,” ucap Basaria.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here