Kesuksesan Kota Samarinda usai mengikuti Solo Batik Carnival tahun lalu, akan diulangi lagi dengan membawa tujuh busana aneka motif batik.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Kota Samarinda akan berpartisipasi dalam ajang Solo Batik Carnaval Ke-17 tahun 2019 dengan membawa Batik khas Samarinda sebagai media promosi di tingkat nasional.

“Sesuai instruksi Bapak Walikota kepada Dekranasda Kota Samarinda untuk melakukan promosi Batik Samarinda di ajang Batik Solo Carnival, maka kami pun mempersiapkan tim untuk mengikuti kegiatan ini dengan mengusung tema karnaval khas kota Samarinda berbahan batik samarinda selain sarung samarinda yg sudah terkenal,” ujar Hj. Puji Setyowati, Ketua Dekranasda Kota Samarinda, Minggu sore (21/7).

Ditambahkan Puji, pihaknya tahu bahwa Solo Batik Carnival adalah salah satu ajang karnaval yang cukup bergengsi dan diperhitungkan di Indonesia serta selalu konsisten melaksanakan selama ini, selain Jember Carnaval dan Etho Banyuwangi.

Untuk tahun ini kami mengusung tema Treasure of Samarinda City dengan menurunkan tujuh busana karnaval masing-masing bermotif Anjat, Lamin, Tameng & Sumpit, Gong, Pesut Mahakam dan Burung Enggang.

Dijelaskannya tahun lalu Kota Samarinda juga berpartisipasi dengan mengusung tema kain sarung samarinda, dan cukup menjadi perhatian publik serta media nasional. Terlebih bahan kain sarung samarinda juga bagus untuk materi dasar karnaval.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Kota Samarinda, HM Faisal menjelaskan jika kekuatan kain batik yang dimiliki adalah modal utama dari rekan-rekan Samarinda Sarung Carnival untuk turut berlaga di Solo nanti.
“Kami tahun ini membawa tujuh busana karnaval dengan tema Treasure of Samarinda City, untuk promosi ganda masing-masing Batik Samarinda dan juga ada sarung samarinda,” kata Muhammad Faisal yang sekaligus diamanahkan untuk memimpin tim kreatif.

Kalau tahun yang lalu Kota Samarinda menampilkan empat busana sarung samarinda masing-masing bermotif Lembuswana, Panahan, Sampe dan Kantong Semar dengan beberapa penari dayak, maka tahun ini ingin lebih baik lagi, yaitu membawa tujuh busana dengan aneka motif yang lebih ceria.

“Kami optimis tahun ini bisa lebih baik dan heboh lagi, sehingga bisa menarik perhatian nasional di acara Solo Batik Carnaval yang ke-12. Apalagi kami akan berikan kejutan singkat dengan tarian gong Dayak Bahau sebagai pembuka,” ucap Faisal yang juga pernah menjabat sebagai Kadis Pariwisata Kota Samarinda.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here