Oleh: Yuliawan Andrianto

Poskaltim.com, Samarinda – Penyemprotan desinfektan untuk mebunuh kuman dan menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19, telah selesai dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Pemadam Kebakaran, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Kota Samarinda (BPBD Samarinda).

Penyemprotan desinfektan dilakukan selama tiga hari sejak Kamis hingga Sabtu pekan lalu, telah membebaskan puluhan jalan protocol, taman, tempat umum, tempat ibadah dan sudut-sudut kota.

Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan tujuan penyemprotan disinfektan ini adalah untuk mengurangi dan memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Plt Kepala BPBD Samarinda Hendra AH (tengah), Didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Kebencanaan, Ifran. (kiri)
“Kami akan lakukan penyemprotan selama tiga hari ke depan. Kami imbau semua warga Samarinda dapat disimplin terhadap anjuran berdiam diri di rumah,” harapnya, ditemui usai penyemprotan, Kamis pagi (26/3).

Didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Kebencanaan, Ifran , SH, dijelaskan rute yang disemprot pada hari pertama ini adalah Jalan Kesuma Bangsa, Agus Salim, Basuki Rahmad, Taman Samarendah, Awang Long, Jenderal Sudirman, Pasar Pagi, kawasan Citra Niaga, Masjid Raya Darussalam, kawasan tepian Mahakam, dan wilayah Kelurahan Kampung Jawa.

Hendra menjelaskan, personel yang diturunkan untuk penyemprotan di hari pertama ini, BPBD Kota Samarinda berjumlah 50 orang, TNI dan Polri sebanyak 150 orang, Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Samarinda masing-masing sebanyak 10 orang.

Dijelaskan juga, untuk rute hari kedua, penyemprotan akan dilakukan di jalan-jalan di wilayah Samarinda Seberang dan sekitarnya. Penyemprotan akan dimulai sejak pukul 08.00 Wita dan akan menyasar tidak saja jalan tetapi juga tempat-tempat umum.

“Kami berharap warga disiplin untuk tetap di rumah dan menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya serta hindari kerumunan. Pak Walikota Samarinda (Syaharie Jaang) kemungkinan akan menambah masa libur (belajar dan bekerja di rumah) atan ditambah sepuluh hari lagi,” jelasnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here