Kapal nelayan Rusia akhirnya dibebaskan Pemerintah Korea Utara setelah dituduh melanggar peraturan masuk

Oleh: Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Pemerintah Korea Utara akhirnya melepaskan kapal nelayan Rusia setelah dituduh melanggar peraturan masuk ke negara tersebut. Menurut Kedutaan Besar Rusia di Korea Utara pada Ahad (28/7).

Insiden yang memancing peringatan Rusia, yang akan menghentikan pembicaraan tentang kerja sama perikanan.

Korea Utara menahan 15 pelaut Rusia serta dua anggota kru kapal asal Korea Selatan pada 17 Juli lantaran melanggar peraturan, menurut Kedubes. Rusia mengklaim kapal tersebut tidak melanggar hukum apapun.

Dua warga Korsel itu juga dibebaskan, menurut informasi Kedutaan di akun Facebook.

Kantor Berita Rusia, RIA, sebelumnya mengutip Badan Federal Perikanan Rusia, Rosrybolovstvo yang mengatakan data pengiriman menunjukkan tindakan Korea Utara ilegal dan kapal nelayan tersebut tidak memasuki perairan mereka.

Rusia tidak akan mengelar pembicaraan kerja sama perikanan apapun dengan Korea Utara – yang mencakup kuota penangkapan ikan untuk nelayan Korut di timur Rusia – hingga masalah tersebut diselesaikan, sebagaimana RIA yang mengutip pernyataan badan tersebut. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here