Kebakaran menghanguskan tujuh rumah di Jalan Merbabu Gang Semangat RT 17 Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu , korbannya membutuhkan beberapa barang bantuan

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Merbabu, Gang Semangat, RT 17, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jumat (21/06) malam, sejumlah barang sangat dibutuhkan oleh para korban kebakaran.

Kebutuhan tersebut diperlukan khususnya bagi warga yang rumah dan harta bendanya ludes terbakar. Hari kedua setelah musibah itu terjadi, sejumlah warga korban kebakaran memilih untuk tinggal sementara di rumah sanak keluarganya, maupun tetangga sekitar.

Sejumlah kebutuhan sangat diperlukan, seperti di antaranya bahan makanan sehari-hari, pakaian layak pakai, dan selimut. Selain itu juga dibutuhkan seragam sekolah, buku dan alat tulis, karena tidak sedikit anak berstatus pelajar yang juga jadi korban.

“Kalau sekarang ini makanan sehari-hari sangat dibutuhkan. Pakaian juga dibutuhkan, termasuk seragam dan alat tulis,” ucap Ketua RT 17, Muhamad Effendi, Minggu (23/6/2019).

Beruntung, pihaknya dibantu PKK, LPM dan Kelurahan Jawa akan membuka dapur umum di posko utama penerimaan bantuan, Jalan Merbabu, tidak jauh dari lokasi kejadian. Dapur umum itu akan beroperasi selama sepekan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari korban kebakaran.

“Kita ada yang masak, dapur umum didirikan untuk memenuhi makanan warga sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, kebakaran menghanguskan tujuh rumah di Jalan Merbabu Gang Semangat RT 17 Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu diduga akibat adanya arus pendek listrik dari salah satu rumah warga berlantai dua..

Hal itu disampaikan saksi Sukimin (45) yang juga warga sekitar. Pantauan media ini, bangunan terbakar terbuat dari kayu sehingga api membesar dan menyebar ke bangunan lainnya.

“Iya saya lihat api berasal di lantai dua, kemungkinan tidak ada orangnya karena dia biasa berjualan sembako, ” ucapnya kepada Poskaltim.com.

Sedangkan Karno (72) yang rumahnya turut terbakar mengatakan bahwa ia baru saja sampai di rumah usai pulang bekerja di Jalan Jakarta. Ketika hendak mandi, ia menyadari ada kobaran api yang menyala dari rumah tetangganya. Sontak ia pun langsung keluar rumah tanpa membawa barang apa pun hanya baju yang ia gunakan, karena api dengan cepat menyebar ke seluruh rumah.

“Tidak sempat menyelamatkan barang apapun karena api sudah membesar, hanya baju yang saya pakai saja,” tuturnya.

Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Renel Arifin mengatakan untuk dugaan sementara penyebab api karena arus pendek listrik.

“Untuk data sementara ada tujuh bangunan yang terbakar dan penyebab pastinya masih kami selidiki lagi. Tetapi dugaan sementara ya karena arus pendek listrik, ” ungkapnya. (RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here