Oleh: Andryanto S / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Ketua BPKN Ardiansyah Parman menjelaskan upaya perlindungan konsumen menjadi semakin penting karena konsumsi domestik pada 2024 diperkirakan mencapai Rp13.000 triliun, dengan transaksi dagang elektronik (e-commerce) di dalamnya senilai 100 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.400 triliun.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menilai regulasi untuk perlindungan konsumen di era transaksi digital perlu dipersiapkan segera oleh pemerintah mengingat konsumsi dalam negeri menjadi pemicu dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa regulasi, perlindungan konsumen rentan terabaikan.

“Era digital juga tidak hanya e-commerce tetapi juga menyangkut ‘big data’, konektivitas, kecerdasan buatan. Oleh karena itu, ke depan kita harus mempersiapkan diri terkait aturan mainnya dalam bentuk peraturan perundang-undangan,” kata Ardiansyah di Jakarta, Kamis (29/8).

Ardiansyah menjelaskan pemerintah akan segera menyusun Strategi Nasional Perlindungan Konsumen (Stranas PK) 2020-2024. Oleh karena itu, BPKN pada Kamis (29/8) dan Jumat (20/8) menyelenggarakan lokakarya dengan sejumlah stakeholders untuk memberi masukan pada pemerintah dalam penyusunan Stranas Perlindungan Konsumen (PK) 2020-2024.

Ada pun Stranas PK merupakan panduan yang memuat sasaran, arah, kebijakan, strategi dan sektor prioritas penyelenggaraan perlindungan konsumen. Stranas PK bertujuan memberikan arah kebijakan dan strategi penyelenggaraan perlindungan konsumen nasional yang lebih strategis, harmonis, dan terintegrasi bagi kementerian/lembaga,
pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam stranas PK Periode 2015-2019 terdapat sembilan sektor prioritas yang didasarkan pada jumlah pengaduan dan sengketa konsumen, yaitu obat dan makanan, listrik dan gas rumah tangga, transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (ecommerce).

Kemudian, jasa keuangan (perbankan, asuransi, lembaga pembiayaan), jasa telekomunikasi, perumahan, jasa transportasi, jasa layanan kesehatan dan barang elektronik, telematika dan kendaraan bermotor.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here