Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono,

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Banjir merupakan masalah yang komplek terjadi di Samarinda, hingga saat ini terbukti masalah ini masih saja terjadi dan bahkan semakin parah setiap tahunnya.

DPRD Kaltim melalui Komisi III pun angkat bicara terkait hal ini. Menurut salah seorang anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, masalah banjir di Samarinda merupakan masalah klasik. Namun hingga saat ini pemerintah seakan susah menemukan penyebab dan cara mengatasi banjir ini.

“Permasalahan banjir.ini sudah seharusnya bisa diatas sejak dulu, masalahnya diketahui kok, cuma hanya saja pemerintah dalam hal ini Pemkot belum bisa fokus kesana” ucapnya kepada Poskaltim.com pada Jumat (14/06).

Selain itu juga, anggaran yang ada dulu pernah digelontorkan cukup besar, bahkan hingga ratusan miliar rupiah, namun karena ketidakmampuan Pemkot Samarinda dalam mengelola dana ini, sehingga anggaran tersebut kembali masuk ke dana pusat.

“Dulu pernah Pemkot Samarinda dapat anggaran yang besar bahkan ratusan miliar, tapi malah tidak dipakai maksimal, jadi dananya dikembalikan ke negara,” ungkap Sapto.

Sapto pun menyarankan agar Pemkot Samarinda bersama Pemerintah Provinsi Kaltim, dan Pemerintah Pusat bekerjasama dalam menyelesaikan persoalan banjir ini. Demikian juga peran aktif masyarakat dalam mendukung setiap program pembangunan, khususnya penanganan banjir Samarinda.

“Harusnya semua segmen pemerintahan mulai dari kota, provinsi , sampai.pusat duduk bersama membahas persoalan ini. Kalo digarap bersama-sama selesai kok banjir ini,” ucapnya.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here