Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Asosiasi Pasar Batu Bara Domestik (APBBD) baru saja terbentuk dengan dikukuhkannya kepengurusannya di Kaltim yang diketuai oleh Dahri Yasin.

Dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus APBBD 2019-2024 ini, Gubernur Kaltim Isran Noor berharap agar asosiasi ini dapat menjadi partner Pemerintah Kaltim dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Isran, selama ini hasil batu bara dari Kaltim belum banyak berperan dan memberikan manfaat bagi rakyat Kaltim, padahal komoditas ini sangat mempengaruhi dalam Produk domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Apalagi komoditas batu bara merupakan komoditas andalan ekspor Kaltim selain minyak dan gas bumi.

“Kita harapkan pengurus asosiasi ini bisa mengawal itu semua, sehingga pengelolaan SDA dapat memberikan manfaat besar bagi rakyat Kaltim,” harapnya saat memberikan sambutan, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/9)

Isran Noor juga meminta agar asosiasi ini dapat merealisasikan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan batu bara harus transparan, sehingga pemerintah daerah mengetahui berapa besaran CSR yang diberikan perusahaan pemilik izin batu bara.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pasar Batu Bara Domestik Kaltim, Dahri Yasin mengatakan dengan terbentuknya asosiasi ini diharapkan dapat mengawal perdagangan batu bara dari Kaltim ke luar daerah bahkan ke luar negeri.

Lanjutnya tantangan ke depan adalah bagaimana memfasilitasi agar persoalan domestik bagi pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) bisa terukur dan bisa menjadi patokan untuk produksi suatu barang.

“Selama ini kan masih kabur, datanya belum transparan. Dengan asosiasi ini kita berharap ada kejelasan data produksi dan penjualan batu bara dari Kaltim,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here