Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Pendekatan persuasif dilakukan Kelurahan Sidodadi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya. Kelurahan berusaha merangkul setiap warga yang kerap bermasalah dengan hukum melalui kegiatan sosialisasi K3 (Keamanan, Ketertiban, dan Kebersihan).

Kegiatan yang bertujuan agar wilayah mereka bebas dari tindak kriminalitas yang selama ini menjadi cap dari kelurahan ini. Bahkan menurut survey, wilayah Kelurahan Sidodadi merupakan daerah dengan tindak kriminalitas tertinggi kedua di Kota Samarinda, setelah Kelurahan Sungai Dama.

Sekretaris Lurah Sidodadi, Harry Santoso Abidin mengungkapkan bahwa memang selama ini wilayahnya rawan akan tindak kriminalitas, mulai dari peredaran narkoba, kemalingan, perampokan hingga pemerkosaan. Selain itu, juga daerah ini rawan akan bencana kebakaran rumah dan juga bencana banjir.

“Kami menggelar sosialisasi K3 bagi warga kami dengan merangkul Babinsa dan Babinkamtibmas, karena daerah kami ini merupakan daerah yang rawan akan tindak kriminalitas, terutama penyalahgunaan narkoba. Dalam sosialisasi ini kami mengundang seluruh ketua RT agar mereka bisa kembali mensosialisasikan kepada warganya masing-masing,” ujarnya, kepada Poskaltim.com, Jumat (26/7).

Hal terpenting dalam sosialisasi ini , adalah ancaman bahaya kebakaran mengingat daerah Sidodadi ini padat pemukiman penduduk. Dalam bulan ini, wilayah Kelurahan Sidodadi sudah terjadi dua kali kebakaran. Dari banyak kejadian yang terjadi rata-rata karena korsleting arus listrik menempati urutan teratas terjadinya kebakaran.

“Khusus untuk kebakaran, kami juga mensosialisasikan, agar warga tidak menggunakan listrik dengan cara yang salah. Ditambah lagi, wilayah kami merupakan lokasi padat penduduk dan banyak rumah kayu, sehingga kebakaran sangat mudah terjadi,” jelasnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here