Polsek Manggar, Balikpapan Timur, memeriksa tempat kejadian perkara usai tewasnya seorang warga karena diduga menghirup asap dari pembakaran ilalang yang dibakarnya.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Balikpapan — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Balikpapan akhirnya memakan korban. Korban tewas bernama La Teno ini diduga meninggal karena terlalu banyak menghirup asap saat sedang memadamkan api yang terjadi di lahan di samping rumahnya, Sabtu (21/9/2019) siang.

Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno saat dikonfirmasi Poskaltim,com, Senin, membenarkan jika kebakaran lahan yang terjadi di di RT 20 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur menyebabkan La Teno (60) harus menghembuskan nafasnya.

“Korban diduga terkepung asap hingga jatuh pingsan di tempat kejadian. Kemudian pertolongan yang terlambat dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kepala BPBD Kota Balikpapan, Suseno saat dikonfirmasi Senin sore (23/9).

Dijelaskan Suseno, sebelumnya petugas BPBD Kota Balikpapan mendapat laporan dari warga sekitar jika telah terjadi kebakaran lahan seluas 20 x 10 sekira pukul 13.30 Wita. Saat itu pula personel Polsek Balikpapan Timur mendapatkan laporan jika terdapat korban pada kejadian tersebut.

“Sebelumnya kan sudah ada laporan dibarengi dengan korban. Jadi kami juga kaget. Atas kejadian ini ya kami turut berduka cita,” tambahnya.

Anak korban Samari (15) menuturkan, saat kejadian dirinya memang tengah bersama korban untuk membakar ilalang yang tumbuh lebat. Namun api dengan cepat membesar dan membuat panik korban.

“Saya teriak minta tolong dan langsung mengambil air di sumur dalam rumah,” ujarnya.

Melihat ayahnya yang tergeletak, dirinya bersama keluarga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban tidak juga sadarkan diri. Hingga akhirnya keluarganya memanggil dokter dari Puskesmas Manggar.
“Kita panggil dokter, diperiksa (ternyata) ayah saya sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Setelah itu korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarga di TPU RT 14 Kelurahan Manggar tanpa dibawa ke rumah sakit.

Atas kejadian ini, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengaku sampai saat ini dirinya belum mendapatkan laporan terkait hal tersebut.

“Soal ada yang meninggal kami turut berduka cita, kami juga sudah bekerja keras . Namun hal ini belum ada sampai kepada kami,” ujarnya kepada awak media.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan dirinya juga tidak mendapat laporan adanya warga Balikpapan yang meninggal akibat kebakaran lahan.

“Bahkan baru mengetahui informasi dari awak media. Kami belum dapat laporan, selain itu kan kami juga belum tahu penyebab pastinya, apakah meninggal karena asap atau penyakit lainnya,” tuturnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here