Juru bicara KPK, Febri Diansyah

Oleh: Rudi Hasan / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Kasus korupsi e-KTP kembali bergulir di pengadilan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas tersangka kasus pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk elektronik, Markus Nari. Dalam waktu dekat, berkas kasus anggota DPR itu segera disidangkan.

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas barang bukti dan tersangka MN (Markus Nari) ke penuntutan tahap dua,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (25/7).

Markus bakal disidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Febri menyebutkan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 129 saksi dari beberapa unsur terkait. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Kasus megakorupsi e-KTP terus digarap KPK. Lembaga antirasuah menyelisik keterlibatan sejumlah pihak melalui keterangan saksi. Febri menyebut ada dugaan keterlibatan pihak-pihak lain dari pemerintah.

Dia tidak menyebut secara perinci siapa saja pihak-pihak itu, namun KPK masih menelusuri kaitan kasus dengan unsur legislatif dan pihak swasta. Menurut Febri, kemungkinan adanya tersangka baru dalam perkara tersebut terbuka lebar, sepanjang ada bukti yang cukup untuk menjerat mereka. Prosesnya bisa dimulai dari pengembangan penyidikan atau penuntutan.

Kasus e-KTP disebut-sebut sebagai korupsi mega triliunan dengan kerugian mencapai Rp2,3 triliun. Adapun korupsi proyek senilai Rp5,9 triliun itu telah menyeret beberapa orang ke penjara. Di antaranya yakni Setya Novanto, Irman, Sugiharto, Andi Narogong, dan Made Oka Masagung. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here