Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengatakan kartu merah yang diberikan kepada pemain Persija Jakarta membuat PSM lebih diuntungkan.

Oleh: Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Makassar – Unggul atas Persija Jakarta, PSM Makassar menjadi juara Liga Indonesia 2018, setelah menang dengan skor 2-0 atau menang aggregat 2-1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengatakan kartu merah yang diberikan kepada pemain Persija Jakarta membuat PSM lebih diuntungkan.

“Kartu merah atas Sandi Sute menjadi salah satu kuncinya. Selain juga penampilan tim PSM yang maksimal,” ujarnya, Selasa (6/8)
Pelatih PSM Darije Kalezic usai pertandingan mengatakan permainan maksimal yang ditunjukkan Wiljam Pluim dan kawan-kawan memaksa para pemain Persija harus melakukan pelanggaran yang berbuah kartu untuk menghentikannya.

“Persija Jakarta mendapatkan kartu kuning kedua (Sandi Sute) dan setelah itu kita tekan mereka secara sistematis di babak kedua,” katanya.

Ia menjelaskan, Persija Jakarta sejak kehilangan satu pemain yang terkena kartu merah sudah terlihat memahami sejauh mana kekuatan timnya yang tengah memburu gol tandang di Makassar.

“Persija mendapatkan banyak kartu kuning untuk menghentikan kita dan mereka tahu, mereka lemah setelah keluarnya kartu merah,” ujar Darije Kalezic.

“Dan kalian (wartawan) bisa melihat, sepanjang 90 menit,tidak ada yang terlalu membahayakan kita. Saya ingin memberikan pujian kepada pemain, staf, fans dan semuanya atas apa yang telah dilakukan hari ini,”sebut pelatih berusia 49 tahun ini.

Dalam laga tersebut, Ia juga menginstruksikan kepada para pemain untuk memaksakan mencetak gol dan itu berjalan seperti yang diharapkan.

“Kita persiapkan dengan baik untuk laga ini, fokus dan disiplin yang pemain tunjukkan sangat bagus,” katanya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here