Oleh: Yuliawan. A

Poskaltim.com, Samarinda — Kapolda Kaltim perintahkan anggota kepolisian yang bertugas di lapangan untuk dapat bertindak tegas ketika menghadapi para pengedar narkoba. Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim saat melantik dan membentuk Kelompok Sadar Narkoba di kawasan Pasar Segiri Samarinda, Rabu siang (28/8).

“Kalau melawan, tembak ditempat. Tembak ditempat,” tegas Jenderal bintang dua ini mengulang kata-katanya.
Menurutnya dalam memberantas peredaran narkoba, diperlukan ketegasan agar para pengedar ini jera dan tidak mengulangi perbuatannya. Untuk itu ia meminta kejaksaan agar menuntut para pengedar dengan hukuman yang berat.

Menurut Priyo, polisi memiliki wewenang dan memiliki peralatan, sehingga tidak boleh kalah dengan para pengedar yang semakin hari juga semakin berani dan kreatif dalam memperluas jaringannya.

Sebagai hukuman sosial, Priyo menyarankan agar kepolisian Samarinda untuk menampilkan foto-foto pengedar-pengedar yang DPO (dalam Daftar Pencarian Orang) dan dipajang di dalam area pasar.

“Kita bisa juga memberi hukuman sosial kepada para pengedar ini. Buat foto tersangka besar-besar dan diletakkan di dalam pasar. Biar orang tahu wajahnya pengedar yang membuat resah masyarakat dan merusak generasi muda kita,” ujarnya.

Dirinya juga meminta agar warga sekitar juga harus berani melaporkan jika ada transaksi narkoba di wilayah lingkungannya. Apalagi transaksi dilakukan di dalam pasar, tentu sangat meresahkan tidak saja warga sekitar tetapi juga orang yang ingin berbelanja menjadi tidak aman.

Saya meminta warga untuk berani dan tidak segan untuk melaporkan kepada petugas bilamana melihat, mengetahui ada transaksi narkoba. Jangan diam. Kalau diam lama-lama mereka juga akan mempengaruhi,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here