, Kapolda bersama Waka Polda Brigadir Jenderal Pol Eddy Sumitro, dan jajaran dokter bedah melihat berlangsungnya proses operasi bibir sumbing

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Sebanyak 12 orang baik balita mauoun dewasa penderita bibir sumbing dan celah langit-langit asal Kalimantan Timur yakni Balikpapan, Samarinda dan Bontang mengikuti operasi gratis program Bakti Kesehatan Polri yang dilaksanakan Polda Kaltim, Selasa (18/6) pagi. Bakti sosial operasi bibir sumbing dibuka secara resmi oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto di rumah sakit Bhayangkara.

Program ini kerjasama Polri dengan Kementerian Kesehatan, Smile train, Jasa Raharja, RS Bhayangkara, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia.

“Di Kaltim ada 16 bayi tapi setelah diskrining ada 12 bayi yang dioperasi. Tujuh orang (operasi) hari ini dan lima (orang lainnya0 besok. Kita targetkan 500 orang di Indonesia dapat ikut program ini dengan melibatkan 17 rumah sakit di Indonesia. Jumlah peserta operasi bibir sumbing dan celah langit-langit kita masukan dalam rekor Muri,” ujar Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto.

Bakti sosial digelar dalam rangka HUT Polri ke-73 tahun. Selain kegiatan operasi bibir sumbing juga dilaksanakan kegiatan sosial lainnya diantaranya sunatan masal, kesehatan kewanitaan, pasar murah menyediakan 2.000 paket, donor darah, dan pengobatan gratis.
Bakti sosial ini digelar dalam rangka HUT Polri ke-73 tahun. Selain kegiatan operasi bibir sumbing juga dilaksanakan kegiatan sosial lainnya diantaranya sunatan masal, kesehatan kewanitaan, pasar murah menyediakan 2.000 paket, donor darah, dan pengobatan gratis.

”Mudah-mudahan bakti sosial ini bisa dirasakan masyarakat Kaltim, bisa mendekatkan masyarakat dengan Polda dan Polres, Polsek di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu orang tua pasien bernama Juwita, warga Balikpapan Barat ibu dari balita Nurita usia lima bulan menyampaikan rasa syukurnya atas program operasi bibir sumbing gratis yang dilaksanakan Polda Kaltim, program ini menurutnya sangat membantu bagi warga yang membutuhkan.

”Tentu senang sekali karena bisa didaftarkan jadi peserta operasi ini. Dari informasi katanya kalau operasi seperti ini biayanya 40 juta. Alhamdulillah, anak saya bisa ikut bakti sosial ini,” ujarnya kepada awak media.

Juwita mengaku bisa terpilih setelah mengetahui program Bakti Kesehatan Polri melalui media sosial.

”Saya bertanya di media sosial ada info operasi gratis lalu saya datang ke Rumah Sakit Bhayangkara dikasih nomor telepon dokter Made dan dokter Irfan, ya kemudian dikasih tau lewat Whatsapp,” jelasnya.

Usai pembukaan, Kapolda bersama Waka Polda Brigadir Jenderal Pol Eddy Sumitro, dan jajaran dokter bedah melihat berlangsungnya proses operasi bibir sumbing ini.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here